Gempa dan Tsunami: Pelni Tambah Lagi Kapal Bantuan ke Palu

Kementerian Perhubungan kembali menugaskan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) untuk mengubah rute beberapa kapal ke Pelabuhan Pantoloan, Palu, Sulawesi Tengah.
Ilham Budhiman | 02 Oktober 2018 14:53 WIB
Kapal Logistik Nusantara 4 yang melayani tol laut menurunkan kontainer muatannya saat bersandar di dermaga Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (28/6/2018). - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan kembali menugaskan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) untuk mengubah rute beberapa kapal ke Pelabuhan Pantoloan, Palu, Sulawesi Tengah. 

Selain itu, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) juga mengerahkan dua kapal Tol Laut untuk mengangkut bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di Palu dan Donggala. 

Kapal Tol Laut yang ditugaskan terdiri atas KM. Camara Nusantara (Canus)  3 dan KM. Logistik Nusantara (Lognus) 1 untuk memfasilitasi masyarakat, instansi, lembaga, BUMN, dan perkumpulan yang akan mengirim bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi di Palu-Donggala. Dengan penambahan itu sudah tersedia 7 kapal dan  6 pelabuhan tempat pengiriman barang. 

KM. Canus 3 akan berangkat dari Pelabuhan  Tanjung Priok, Jakarta ke Pelabuhan Pantoloan, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (3/10/2018) pukul 10.00. KM. Canus 3 diperkirakan akan tiba di Pantoloan pada Kamis (4/10/2018). Untuk KM. Lognus 1 akan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada Jumat  (5/10/2018) pukul 08.00 WIB. 

Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Ridwan Mandaliko mengatakan ada enam titik pelabuhan pengiriman meliputi Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Pelabuhan  Nusantara Pare-pare, Pelabuhan Semayang Balikpapan dan Pelabuhan Bitung Sulawesi Utara. 

Untuk tujuh kapal yang disiapkan terdiri atas KM. Dobonsolo,  KM. Lambelu, Labobar, Binaiya, Egon, serta 2 kapal Tol Laut terdiri Camus 3 dan KM. Lognus 1.km. 

“Untuk membantu mobilitas bantuan kami mendapat penugasan dari Kemenhub untuk menyiapkan tujuh kapal dan enam pelabuhan pengiriman dari beberapa daerah, termasuk dari Jakarta disiapkan KM. Canus 3 dari Tanjung Priok,” katanya dalam keterangan resmi, Selasa (2/10/2018). 

Dia mengatakan KM. Dobonsolo, KM. Lambelu, KM. Labobar merupakan kapal Pelni tipe 2000 pax dan 3000 pax dapat mengangkut orang, barang dan kontainer dalam jumlah terbatas. KM. Binaiya merupakan kapal tipe 1000 pax dapat mengangkut penumpang dan barang. 

KM. Egon merupakan kapal Roro, dapat mengangkut alat berat, kendaraan, sepeda motor, dan orang. KM.  Lognus 1 merupakan kapal barang kontainer berkapasitas 350 TEUs, sedangkan KM. Canus 3 merupakan kapal angkutan ternak dapat digunakan serba guna untuk angkutan barang. Dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, KM. Dobonsolo  sudah berangkat Selasa (2/10/2018) pukul 08.00 WIB. Pada Kamis (4/10/2018) pukul 10.00 akan diberengkatkan KM. Canus 3, kapal akan tiba di tujuan Jumat (5/10) sekitar pukul 10.00 WITA. 

Sementara dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ada 3 kapal.  KM. Lognus 1 berangkat Jumat (5/10/2018) jam 08.00 WIB, tiba di Pantoloan Senin (8/10) pukul 12.00 WIB. KM. Egon berangkat Minggu (7/10) pukul 17.00 WIB dan KM. Labobar berangkat Rabu (10/10) pukul 15.00 WIB. 

Ridwan melanjutkan penyediaan angkutan bantuan kemanusiaan  ini sebagai wujud "BUMN Hadir Untuk Negeri" dan kepedulian Pelni sebagai BUMN transportasi laut yang dapat mengantarkan bantuan kemanusiaan dalam kondisi darurat. Hal ini sesuai penugasan  dari Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN.

Tag : Gempa Palu
Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top