Perum Perindo Bukukan Panen 60 Ton Udang

Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) Cabang Karawang telah melakukan panen udang di lokasi Sub Blok C1 seluas 5 ha dengan estimasi total tonnase 60 ton. Panen ini terdiri dari tiga kali parsial dan satu kali panen total.
Pandu Gumilar | 22 September 2018 14:09 WIB
Udang vaname - Antara/Syifa Yulinnas

Bisnis.com, CILEGON—Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) Cabang Karawang telah melakukan panen udang di lokasi Sub Blok C1 seluas 5 ha dengan estimasi total tonnase 60 ton. Panen ini terdiri dari tiga kali parsial dan satu kali panen total.

General Manager Perum Perindo Cabang Karawang Ambar Rumahaidi mengatakan hasil panen kali ini termasuk menggembirakan. Menurutnya udang hasil panen berjenis vannamei akan diplot untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal.

“Kami berharap panen selanjutnya pada 10 Oktober mendatang hasilnya juga baik,” katanya, Jumat (21/9) dalam siaran resmi.

Ambar pun berharap usaha budidaya di cabang Karawang selalu menyumbang angka positif dan dapat berkontribusi nyata terhadap pendapatan perusahaan. 

Selain itu, Ambar juga menggarisbawahi keberadaan Perum Perindo Cabang Karawang berdampak pada kesejahteraan masyarakat Karawang. Salah satunya adalah  mampu menyerap tenaga kerja masyarakat sekitar. Data serapan tenaga kerja Perum Perindo Cabang Karawang menunjukkan tenaga kerja terserap setiap bulan mencapai 50 orang. Jumlah itu terdiri dari feeder, mekanik dan teknisi. 

Serapan tenaga kerja juga akan bertambah ketika masa panen tiba. Mulai dari tenaga kerja persiapan panen, tenaga kerja pemanen udang, pemikul udang hingga pemilih ukuran udang.

“Kami berkontribusi nyata terhadap masyarakat sekitar, baik proyek berkelanjutan atau proyek musiman ketika musim panen tiba,” ujarnya.

Lokasi panen udang berada di tambak plasma Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (BLUPPB) Karawang. Adapun total lahan yang dikelola Perum Perindo di BLUPPB Karawang yakni 35 hektare.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Slamet Subjakto menyambut baik keberadaan Perum Perindo di BLUPPB Karawang. Menurut Slamet, peran Perum Perindo sangat penting dalam menggunakan fasilitas di BLUPPB milik Kementerian KP.

“Pengerjaan fasilitas [tambak] oleh Perum Perindo tentu saja secara nasional berdampak positif pada produksi udang. Sangat berdampak,” tuturnya dalam kunjungan ke BLUPPB Karawang, Kamis (20/9).

Slamet berharap keberadaan Perum Perindo di Karawang dapat menjadi agen transfer teknologi kepada masyarakat sekitar. Dia juga menawarkan Perum Perindo untuk mengelola seluruh fasilitas yang ada di BLUPPB dari hulu ke hilir di antaranya cold storage dan pakan udang. 

“Jadi nantinya tidak hanya mengelola tambak saja. Apalagi yang dikelola Perum Perindo baru 35 hektare dari total lahan BLUPPB 350 hektare. Jadi masih ada potensi,” pungkasnya

Tag : perum perindo
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top