Integrasi Tarif Tol JORR, Ini Komentar Organda

Pemerintah dalam waktu dekat akan menerapkan intergrasi tarif jalur tol lingkar luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road menjadi satu tarif yang sama.
Astrid Prihatini Wisnu Dewi | 22 September 2018 00:18 WIB

Bisnis.com, JAKARTA— Pemerintah dalam waktu dekat akan menerapkan intergrasi tarif jalur tol lingkar luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road menjadi satu tarif yang sama.

Menanggapi hal itu, wakil ketua Organda bidang angkutan barang Ivan Kamdjaja menilai dengan ditetapkannya integrasi tarif tol tersebut, mahal tidaknya suatu tarif sebetulnya tergantung darimana asal truk dan kemana tujuannya.

“Dahulu JORR terbagi 4 penggal jalan [4 gardu tol], driver akan membayar hanya rute yang dilewati saja. jika diintegrasi menjadi gardu tunggal, maka ada yang diuntungkan dan dirugikan,” kata Ivan kepada Bisnis, Jumat (21/9).

Dalam hal ini, Ivan mengatakan  jika driver mengirim barang ke tujuan JORR yang paling panjang, maka tarif yang dibayar lebih murah. Sementara, jika driver mengirim barang untuk rute terdekat, maka tarif yang dibayar sangat mahal.

Kendati, dia menilai integrasi tarif tol itu sendiri sebetulnya memiliki manfaat yaitu  efisiensi waktu, tidak ada kemacetan di setiap gardu tol ( seperti tol dalam kota/ single tarif).

“Jika melihat efisiensi waktu tempuh, kita akan memilih integrasi tol , karena bisa menghemat bahan bakar, menghemat sparepart, mengurangi kelelahan driver dan juga meningkatkan ritase truk.”

Tag : jorr
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top