Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ruko Citra Business Avenue Ludes dalam 3 Jam

Saat isu pelemahan rupiah pekan lalu, Ciputra Group masih mencatatkan kesuksesan menjual 150 unit ruko di Citra Business Avenue, Citra Maja Raya, Lebak Banten, pada 8 September 2018 lalu.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 12 September 2018  |  18:52 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Saat isu pelemahan rupiah pekan lalu, Ciputra Group masih mencatatkan kesuksesan menjual 150 unit ruko di Citra Business Avenue, Citra Maja Raya, Lebak Banten, pada 8 September 2018 lalu.

Associate Director PT Ciputra Residence Yance Onggo mengatakan, harga per unit ruko berkisar antar Rp650 juta sampai Rp961 jutSaat isu pelemahan rupiah pekan lalu, Ciputra Group masih mencatatkan kesuksesan menjual 150 unit ruko di Citra Business Avenue, Citra Maja Raya, Lebak Banten, pada 8 September 2018 lalu.a. Dia menilai pertumbuhan orang membeli properti di Citra Maja Raya memang cukup pesat. Hasil penjualan 150 unit ruko ini memberi pemasukan kepada Citra Maja Raya senilai Rp100 miliar.

Yance menerangkan, total lahan di Citra Maja Raya seluas 2.600 hektare. Ciputra Group sudah mengembangkan tahap I sejak 2015 seluas 430 hektare dengan total 7000 unit rumah. Selanjutnya, pengembangan tahap II seluas 300 hektare dengan total sekitar 6.500 unit rumah. Total rumah ada 13.500 unit dengan 27 klaster. Selanjutnya pada tahap III perseroan akan mengembangkan 400 hektare.

"Kita melihat potensi ini dan sepertinya tepat mengembangkan ruko dengan nama Citra Business Avenue, terbatas 150 unit. Ukuran bangunan 72, dan luas tanah 54 meter persegi, dua lantai. Habis terjual dalam 3 jam," ujar Yance kepada Bisnis, Rabu (12/9/2018).

Yance menyebut, pelemahan rupiah kemarin terbukti tidak memberi ketakutan bagi pembeli. Ada pun porsi pembeli ruko di Citra Business Avenue 60% ada investor, dan 40% adalah end user. Dia menegaskan, end-user yang membeli ruko dilarang untuk menjadikan ruko sebagai area untuk berdagang bahan bangunan ataupun bengkel.

"Jadi sekitar perumahan tidak boleh kotor, atau ada kandungan gas, minyak, oil, yang berbahaya," tuturnya.

Adapun, sisa Rp88 miliar akan dikejar dengan menjual unit rumah ketimbang ruko. Dia optimistis hasil penjualan rumah tapak masih akan meningkatkan kinerja perusahaan. Misalnya saja, pada April 2018 lalu, ada 1.500 unit rumah di Citra Maja Raya yang habis terjual dan menyumbang pendapatan sekitar Rp300 miliar. "Selanjutnya masih kembali menjual rumah tapak," tutur Yance.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ciputra group rumah toko
Editor : M. Rochmad Purboyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top