Asia Pasifik Paling Cepat Menuju Transparansi RealEstat

Negara – negara di Asia Pasifik menunjukkan kemajuan tercepat untuk mencapai negara dengan tingkat transparansi real estate yang tinggi.
Finna U. Ulfah | 06 Agustus 2018 20:09 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Negara – negara di Asia Pasifik menunjukan kemajuan tercepat untuk mencapai negara dengan tingkat transparansi real estate yang tinggi.

Head of Research Jones Lang Lasalle Asia Pasifik Dr Megan Walters mengatakan Asia Pasifik secara keseluruhan telah melakukan peningkatan transparansi terkuat sejak 2016 dibandingkan dengan empat wilayah lain yang tercakup dalam studi JLL Global Real Estate Transparency Index (GRETI) 2018.

“Ini didukung oleh perkembangan di Myanmar, Macau, Thailand, India, dan Korea Selatan,” ujar Megan dikutip dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Senin (6/8/2018).

Myanmar telah mencatat peningkatan paling signifikan secara global, yaitu naik 15 peringkat untuk bergabung dengan grup negara dengan transparansi rendah.

Hal tersebut disebabkan oleh keterbukaan ekonomi Myanmar seiring dengan meningkatnya permintaan investor yang diubah menjadi intelijen pasar yang lebih besar.

Sementara itu, Korea Selatan untuk pertama kalinya masuk ke peringkat negara transparan dengan meningkatnya aktivitas investor yang mendorong perbaikan dalam cakupan data dan skema perdagangan emisi karbon baru.

Menurut riset tersebut, India juga naik peringkat bergabung dengan Cina, Indonesia, dan Thailand di ujung atas peringkat negara semi-transparan.

“India telah membuat kemajuan signifikan dalam agendanya untuk meningkatkan transparansi dan mengurangi korupsi. Undang-Undang Peraturan Real Estate, yang disahkan pada 2016 dan diimplementasikan pada tahun 2017, adalah sorotan regional,” kata dia.

Selain itu, Thailand juga bergerak menuju titik puncak peringkat transparansi berikutnya yang disebabkan penegakan peraturan terkait pengenalan sistem pajak properti yang baru dan langkah-langkah untuk mendigitalkan pendaftaran tanahnya.

Kemajuan juga terlihat pada negara Vietnam dengan menetapkan Sistem Sertifikasi Bangunan Hijau khusus pasarnya beberapa tahun lalu dan menerapkan standar wajib efisiensi energi minimum untuk semua bangunan baru serta melakukan retrofit besar-besaran.

“Macau juga telah maju dengan fokus pada anti pencucian uang, yang menghasilkan peningkatan pengawasan oleh regulator keuangan,” lanjut dia.

Perbaikan transparansi di beberapa negara Asia juga disertai dengan pemecahan rekor volume investasi real estate komersial. Pada 2017, transaksi real estate di kawasan Asia Pasifik mencapai rekor yaitu sebesar $149 miliar.

Tag : realestate
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top