Malindo Air Perkuat Penerbangan ke Melbourne

Malindo Air, bagian dari Lion Air Group, menawarkan penerbangan dari Kuala Lumpur, Malaysia dan Denpasar menuju Melbourne, Australia.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 13 Juni 2018 21:22 WIB
Chandran Rama Muthy, CEO Malindo Air (kanan) - malindoair.com

Bisnis.com, JAKARTA—Malindo Air, bagian dari Lion Air Group, menawarkan penerbangan dari Kuala Lumpur, Malaysia dan Denpasar menuju Melbourne, Australia.

Chandran Rama Muthy, CEO Malindo Air, mengatakan pihaknya sangat senang untuk menambahkan Melbourne ke peta layanan Malindo Air. Penerbangan ini memberikan nilai lebih bagi kedua negara dengan transit di Denpasar. Bali juga menjadi salah satu tujuan reguler bagi para pelancong dari Melbourne dan Kuala Lumpur.

“Kami telah memperluas koneksi ke Kuala Lumpur dari Bali untuk menyediakan lebih banyak opsi penerbangan dari hub di Kuala Lumpur International Airport (KLIA) dengan jaringan kami yang terus berkembang. Sementara itu, kehadiran layanan baru ke Australia dan Bali semakin mendukung upaya berkelanjutan kami dalam menjadikan KLIA sebagai pusat transit di kawasan Asia Tenggara,” kata Chandran melalui siaran pers, Rabu (13/6/2018).

Dia menambahkan Melbourne juga bukan kota yang asing bagi sebagian besar orang Malaysia di antaranya sebagai tujuan pendidikan, bisnis dan liburan. Perusahaan optimistis rute ini akan menarik bisnis dan industri pariwisata.

“Penerbangan kami ke Melbourne telah menerima tanggapan positif sejak kami meluncurkan penjualan tiket pada April. Selanjutnya, kami akan terus mengeksplorasi dan memperkuat koneksi ke Australia,” tambah Chandran.

Sementara itu, Kepala Bandar Udara Internasional Melbourne Simon Gandy mengatakan sangat menyambut Malindo Air yang terus memperluas jaringan internasional, salah satunya ke Australia.

“Kami optimistis, rute ini akan semakin membantu kalangan pebisnis dan wisatawan. Kami telah melihat peningkatan permintaan pada rute Melbourne—Bali yang pernah populer,” paparnya.

Rute ini sangat memberikan prospek terbaik, mengingat lalu lintas penumpang antara Victoria dan Indonesia telah tumbuh 8,6% per tahun dalam 5 tahun terakhir.

Sebagai informasi, Malindo Air telah melayani penerbangan internasional setiap hari yang menghubungkan Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia (KUL) ke Bandar Udara Internasional Melbourne, Australia (MEL) dengan singgah terlebih dahulu di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali (DPS) efektif pada 7 Juni 2018.

Penerbangan dimulai dengan Malindo Air bernomor OD177 dari Kuala Lumpur ke Melbourne melalui Bali yang mendarat di Melbourne pada pukul 4.40 pagi. Dalam penerbangan ini, Chandran Rama Muthy, CEO Malindo Air, Judi Rifajantoro, penasihat profesional untuk Menteri Pariwisata Indonesia dan Zulkafli Yahya, Direktur Senior Divisi Promosi Internasional (Amerika/ Eropa/ Oseania) untuk Pariwisata Malaysia, berada di antara 162 penumpang di pesawat OD177.

Untuk rute sebaliknya dilayani pada hari yang sama, bernomor OD178 berangkat pada pukul 07.00 pagi dari Tullamarine. Penerbangan dijadwalkan tiba di Denpasar pada 11.25 WITA. Malindo Air akan melanjutkan perjalanan dari Bali pada pukul 12.25 WITA dan diperkirakan tiba di KLIA pukul 3.25 waktu Malaysia. 

 

Tag : malindo air
Editor : Ratna Ariyanti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top