Menteri Basuki Cek Tol Pejagan—Pemalang Seksi 3 & 4, Ini Hasilnya

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono hari ini, Sabtu (26/5/2018) mengecek sejumlah kesiapan jalan tol Trans-Jawa menjelang arus mudik 2018.
Irene Agustine | 26 Mei 2018 09:43 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua kanan) meninjau persiapan infrastruktur jalan tol Pejagan-Pemalang, Sabtu (26/5/2018). Jalan tol tersebut siap melayani arus mudik dan Balik Lebaran 2018. - Irene Agustine

Bisnis.com, SLAWI — Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono hari ini, Sabtu (26/5/2018) mengecek sejumlah kesiapan jalan tol Trans-Jawa menjelang arus mudik 2018.

Sejumlah infrastruktur yang dicek yakni jalan tol Pejagan—Pemalang Seksi III dan IV, Pemalang—Batang, Jembatan Kali Kuto bagian ruas tol Batang—Semarang, dan Jembatan Kali Kenteng di ruas tol Semarang—Solo.

Basuki memulai peninjauannya dengan mengecek kondisi tol Pejagan—Pemalang seksi 3 dan 4 yang progres pembangunan keseluruhan hampir rampung, tinggal menyisakan pembangunan area istirahat (rest area).

"Laporan dari Brebes hingga Pemalang jalannya sudah siap operasi. Saat ini Kita mengecek rest area tipe B di seksi 3 masih terus dibangun," kata Basuki, Sabtu (26/5/2018).

Basuki mengatakan bahwa targetnya pembangunan keseluruhan seksi ini bisa rampung digunakan pada H-10 dan jalurnya sudah dapat dibuka oleh umum secara gratis. “Namun, ini baru satu titik. Kita cek lagi titik-titik yang lain sampai nanti di tol Semarang bagaiamana kesiapan seluruhnya."

Jalan tol Pejagan--Pemalang./Irene Agustine

Selain meninjau titik area istirahat Km 257, Basuki juga mengecek gerbang tol sementara Kertasari sebagai tol keluar seksi 4. Nantinya, gerbang tol ini akan memiliki 13 gardu dan beroperasi untuk melayani transaksi pengguna jalan yang berkendara dari arah Cipali.

Berdasarkan pengamatan Bisnis.com, ruas tol tersebut sudah teraspal seluruhnya, memiliki banyak lampu penerangan jalan, serta sudah dilengkapi dengan rambu-rambu lalu lintas beserta penunjuk arah.

Nantinya, ruas tol ini akan dilengkapi dengan dua area isitrahat bertipe A dan B. Area istirahat tipe A akan dilengkapi dengan musala, toilet, tempat penjual makanan dan SPBU, sedangkan tipe B berukuran lebih kecil dan tidak dilengkapi dengan tempat pengisian bahan bakar.

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top