Jelang Asian Games, Pencegahan Karhulta Diperkuat

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memperkuat kesiapsiagaan personel dan peralatan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan menjelang Asian Games 2018.
Sri Mas Sari | 17 Mei 2018 20:26 WIB
Helikopter BNPB jenis MI-8 melakukan pengeboman air di atas areal hutan dan lahan yang terbakar di Desa Medang Kampai, Dumai, Riau, Selasa (9/8). - Antara
Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memperkuat kesiapsiagaan personel dan peralatan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan menjelang Asian Games 2018.  
 
Dalam apel dengan Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan Sumatra Selatan di Desa Palem Raya, Kecamatan Indralaya, Kabupatan Ogan Ilir, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Raffles B. Panjaitan memberikan arahan kepada anggota Manggala Agni agar selalu mengecek kesiapan peralatan dan selalu berkoordinasi dengan para pihak dalam melaksanakan tugas di lapangan. 
 
“Pelaksanaan Asian Games 2018 semakin dekat. Manggala Agni dan para pihak lainnya perlu terus meningkatkan kesiapsiagaan, baik kesiapan personel maupun peralatan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan,” katanya dalam siaran pers, Jumat (17/5/2018). 
 
Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam menekankan pentingnya tindakan yang tepat dalam pengendalian karhutla, terutama upaya pencegahan. "Pemerintah, baik pusat maupun daerah, masyarakat, dan juga pihak swasta diharapkan dapat terlibat dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan," tuturnya.
 
Danrem 044/Garuda Dempo Imam Budiman selaku Komandan Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Sumatera Selatan 2018 mengatakan, semua pihak di tingkat provinsi hingga desa telah siaga melakukan kegiatan pencegahan.
 
Sosialisasi kepada masyarakat untuk mencegah karhutla dan deteksi dini kathutla terus dilakukan. 
 
"Selain upaya-upaya pencegahan karhutla, penegakan hukum juga sangat penting untuk menimbulkan efek jera bagi setiap pihak yang terbukti melakukan pembakaran,” jelas Imam. 
 
Dalam upaya pengendalian karhutla di wilayah Sumatera Selatan, telah disiapkan juga teknologi modifikasi cuaca (TMC)-hujan buatan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
 
Sementara itu, pantauan Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK pada Selasa (15/5/2018) pukul 20.00 WIB, mendeteksi ada tiga titik panas (hotspot) yang terpantau satelit NOAA-19, yakni dua titik di Kalimantan Timur dan satu titik di Sulawesi Selatan.
 
Adapun Satelit TERRA-AQUA (NASA) mendeteksi satu hotspot di Gorontalo. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kebakaran hutan, Asian Games 2018, Karhutla

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top