Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Alibaba Group Umumkan Hasil Tahun Fiskal 2018. Ini Fakta-Fakta Pentingnya

Raksasa e-commerce dunia asal China, Alibaba Group Holding Limited (NYSE:BABA) menutup tahun fiskal 2018 dengan capaian kuartal yang menggembirakan, dimana pendapatan setahun penuh naik 58%, pendapatan bisnis utama melonjak 60%, pertumbuhan laba di atas 40% dan arus kas bebas tahunan sebesar US$15,8 miliar.
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 07 Mei 2018  |  15:09 WIB
Alibaba - alibabagroup.com
Alibaba - alibabagroup.com

Bisnis.com, JAKARTA - Raksasa e-commerce dunia asal China, Alibaba Group Holding Limited (NYSE:BABA) menutup tahun fiskal 2018 dengan capaian kuartal yang menggembirakan, dimana pendapatan setahun penuh naik 58%, pendapatan bisnis utama melonjak 60%, pertumbuhan laba di atas 40% dan arus kas bebas tahunan sebesar US$15,8 miliar.

Chief Executive Officer Alibaba Group, Daniel Zhang mengatakan ini merupakan kuartal dan tahun fiskal yang sangat baik untuk Alibaba Group, didorong oleh pertumbuhan yang kuat pada bisnis utama dan investasi dalam beberapa tahun ini sebagai inisiatif pertumbuhan jangka panjang.

“Dengan strategi New Retail yang terus berjalan, platform e-commerce kami terus berkembang menjadi infrastruktur ritel unggulan di Tiongkok. Selama beberapa tahun terakhir kami juga terus mengembangkan teknologi, komputasi awan, logistik, hiburan digital, dan layanan lokal agar kami berada dalam posisi yang tepat untuk memanfaatkan pertumbuhan konsumsi di Tiongkok dan pasar di negara berkembang lainnya," katanya dalam pernyataan resmi Alibaba yang diterima Bisnis, Senin (7/5/2018).

Chief Financial Officer of Alibaba Group, Maggie Wu mengatakan di tahun fiskal 2019, Alibaba berharap adanya kenaikan pendapatan hingga 60%.

"Ini mencerminkan kepercayaan diri kami pada bisnis utama serta momentum yang positif pada bisnis-bisnis baru. Kami berharap beragam inisiatif pertumbuhan terbaru kami dapat mendorong nilai-nilai jangka panjang dan berkelanjutan bagi pelanggan dan mitra kami, serta meningkatkan total peluang pendapatan kami," ujarnya.

Seperti apa pencapaian kinerja keuangan Alibaba pada Tahun Fiskal 2018, berikut ini fakta-fakta pentingnya:

 Tahun fiskal yang berakhir pada 31 Maret 2018

  • Pendapatan sebesar US$39.898 juta, setara dengan kenaikan 58% yoy
  • Pendapatan dari bisnis utama naik 60% yoy hingga US$34.120 juta
  • Pendapatan dari bisnis komputasi awan naik 101% yoy hingga US$2.135 juta
  • Pendapatan dari media digital dan hiburan naik 33% yoy hingga US$3.119 juta
  • Pendapatan dari inisiatif inovasi dan lainnya naik 10% yoy hingga US$524 juta
  • Konsumen aktif tahunan di pasar ritel Tiongkok mencapai 552 juta, bertambah 98 juta dalam periode 12 bulan yang berakhir pada 31 Maret 2017
  • Pengguna mobile bulanan di pasar ritel Tiongkok mencapai 617 juta pada Maret 2018, bertambah 110 juta dari Maret 2017
  • Volume barang dagangan kotor (GMV) yang ditransaksikan pada pasar ritel Tiongkok sebesar US$768 juta, merepresentasikan akselerasi tingkat pertumbuhan yoy sebesar 28% (dibandingkan pada tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 22% pada tahun fiskal 2017). GMV barang fisik Tmall naik 45% yoy.
  • Pendapatan dari operasional sebesar US$11.050 juta dan EBITA yang disesuaikan naik 40% yoy hingga US.465 juta; EBITA yang disesuaikan untuk bisnis utama sebesar US$18.190 juta, naik 38% yoy
  • Margin EBITA yang disesuaikan untuk bisnis utama sebesar 53%. Di luar New retail yang pendapatannya dicatat secara gross, konsolidasi Cainiao Network dan investasi di Lazada akan menjadikan margin EBITA untuk bisnis utama sebesar 63%. Bisnis New Retail termasuk Hema, Intime, dan Tmall Import.
  • Pendapatan bersih yang berhubungan dengan pemegang saham biasa sebesar US$10.201 juta dan pendapatan bersih sebesar US$9.791 juta. Pendapatan bersih non-GAAP sebesar US$13.266 juta, naik 44% yoy
  • EPS terdilusi sebesar US$3.91 dan EPS terdilusi non-GAAP sebesar US$5,24, naik 40% yoy
  • Kas bersih dari aktivitas operasional sebesar US$19.955 juta dan arus kas bebas non-GAAP sebesar US$15.841 juta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

alibaba group
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top