Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Lewat Management Development Program, Surveyor Siapkan Pemimpin Masa Depan

PT Surveyor Indonesia untuk pertama kalinya mengadakan Management Development Program, sebuah program kaderisasi guna menyiapkan talenta unggul di level manajemen senior perusahaan jasa survey, inspeksi, dan konsultansi tersebut di masa mendatang
Direktur Perencanaan dan Pengembangan PTSI Dian M.Noer tengah berfoto bersama karyawan di sela-sela acara pembukaan Management Development Program (MDP), Senin (23/4/2018)./Bisnis-Deandra Syarizka
Direktur Perencanaan dan Pengembangan PTSI Dian M.Noer tengah berfoto bersama karyawan di sela-sela acara pembukaan Management Development Program (MDP), Senin (23/4/2018)./Bisnis-Deandra Syarizka

Bisnis.com, JAKARTA—PT Surveyor Indonesia untuk pertama kalinya mengadakan Management Development Program, sebuah program kaderisasi guna menyiapkan talenta unggul di level manajemen senior perusahaan jasa survey, inspeksi, dan konsultansi tersebut di masa mendatang.

Direktur Utama PT Surveyor Indonesia M. Arif Zainuddin mengatakan, program ini merupakan respons perseroan terhadap himbauan dari Kementerian BUMN untuk menjaring pemimpin masa depan perusahaan. Hal ini juga selaras dengan rencana strategis Kementerian BUMN dalam melakukan Integrated Talent Management System (ITMS).

“Tujuannya ada dua, yaitu merespons himbauan Kementerian BUMN. Kedua, program ini kita maksudkan untuk mempersiapkan pemimpin, bukan hanya untuk direksi saja tetapi juga untuk level yang lain,” ujarnya usai pembukaan Management Development Program (MDP), Senin (23/4/2018).

Dia menjelaskan, dalam program Management Development Program Batch I ini, pihaknya telah menjaring 20 karyawan terpilih dari berbagai cabang perusahaan. Selanjutnya, karyawan terpilih akan mendapatkan sejumlah pelatihan untuk meningkatkan kompetensinya sebelum ditugaskan kembali ke jabatannya masing-masing.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT Surveyor Indonesia Dian M. Noer menjelaskan, para peserta MDP ini akan memasuki fase karantina kuliah selama dua minggu di salah satu universitas swasta. Nantinya, perserta akan diberikan materi dari berbagai aspek wawasan dan manajemen keuangan, dan juga kepemimpinan.

Selain mengikuti perkuliahan, peserta juga akan mendapatkan kuliah umum dari jajaran direksi perusahaan maupun pembicara dari luar perusahaan, salah satunya perwakilan dari Kementerian BUMN. Setelah mengikuti MDP, peserta pun dikembalikan ke tugasnya masing-masing, dan diwajibkan mengerjakan tugas presentasi mengenai topik yang telah ditentukan.

“Ini baru batch pertama untuk middle manager. Semester kedua kita akan gelar batch kedua,” ujarnya.

Dia mengatakan, konsep MDP ini merupakan penyaringan untuk menyeleksi talenta unggul yang berbakat menjadi pimpinan perusahaan. Dia berharap, ilmu yang diberikan selama pelatihan dapat mengembangkan kompetensi para peserta sehingga mampu memberikan kontribusi yang terbaik bagi perusahaan di masa yang akan datang.

“Best practice-nya memang begitulah penyaringannya untuk mendapatkan talenta unggul sehingga bisa berperan lebih banyak di PTSI maupun lintas BUMN. Kami bangga juga bila ada salah satu talent kami bisa menyeberang menjadi pemimpin di BUMN lain,” ujarnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper