Trans Property Lebarkan Sayap ke Bintaro

Trans Property anak usaha taipan Chairul Tanjung melebarkan sayap ke Bintaro, Tangerang Selatan untuk menggarap proyek kawasan Terpadu Transpark Bintaro.
Anitana Widya Puspa | 24 Maret 2018 07:41 WIB

Bisnis.com, JAKARTA-- Trans Property anak usaha taipan Chairul Tanjung melebarkan sayap ke Bintaro, Tangerang Selatan untuk menggarap proyek kawasan Terpadu Transpark Bintaro.

Direktur Utama CT Corp Chairul Tanjung mengatakan sebelumnya perusahaan telah banyak mengembangkan anak usaha di dunia hiburan melalui trans Studio dan jaringan trans hotel. Belum lagi dengann jaringan ritel dibawah bendera Transmart milik perusahaan. Hal itu akan menjadi diferensiasi dan ciri khas bagi perusahaan kedepannya.

Super blok di Tangerang Selatan ini terdiri dari hunian, modern retail, entertainment center, SOHO, food & beverage dan wahana wisata keluarga, Trans Studio. Trans Park Bintaro berdiri di atas lahan seluas 1,7 hektare yang terdiri dari 2 menara dengan total 1400 unit, dan 170 unit SOHO.

“Kami akan menciptakan satu ekosistem baru di kawasan ini yang lebih lengkap dan terintegrasi. Mulai dari hunian, bisnis, hingga tempat rekreasi keluarga,”katanya Jumat (23/3)

Menurut Chairul, kawasan Tangerang selatan memiliki daya tarik karena mulai berkembang menjadi kawasan keramaian. Banyak pengembang yang juga merambah kawasan ini. Kondisi itu akan menjadi dorongan perusahaan untuk menyediakan alternatif hunian yang lebih menangkap kebutuhann pasar saat ini.

“Kami juga masih merencanakan satu pproyek lagi di sini tahun depan. Konsep ala Las vegas kemungkinan besar kami adopsi,”imbuhnya.

Meski harga lahan di kawasan Tangerang Selatan juga sudah tinggi mencapai Rp25 juta—Rp30 juta per meter persegi. Perusahaan pun akan mencoba menawarkan harga hunian di bawah harga pasaran di Bintararo yakni Rp21 juta per meter persegi.

Direktur Marketing Trans Property Indonesia, Ronald Cassidy Yusuf optimis dalam pengembangan menara apartemen yang ditawarkan akan terjual dalam 2 tahun. Tower yang dipasarkan adalah Tower Chicago dan Tower Manhattan dengan harga perdana sekitar Rp600 juta, atau Rp21 juta permeter.

Apartemen Trans Park Bintaro terdiri dari tiga tipe, yakni studio, 2 kamar tidur dan 3 kamar tidur. Untuk proyek ini, Trans Property Indonesia menargetkan serah terima pada tahun. Akan tetapi pusat perbelanjaan Trans Mart bisa dinikmati masyarakat, setahun lebih awal.

Sementara itu Wakil Walikota Tangerang, Benyamin Davnie mengatakan telah mendesain kawasan Tangerang selatan menjadi 4 fungsi kota hunian, perdagangan, jasa, pendidikan. Fungsi itu nantinya akan mendongkrak fungsi lainnya seperti wisata dan memberikan dampak terciptanya lapangan pekerjaan.

Potensi pertumbuhan ekonomi Tangerang Selatan cukup potensial. Apalagi tahun lalu pertumbuhan ekonomi kawasan ini sebesar 7,2. Badan Pusat Statistik memperkirakan tahun 2030 jumlah penduduk kawasan ini mencapai 3 juta orang.

Sementara secara geografis, Tangerang Selatan snagat strategis yang mendukung pusat pertumbuhan ekonomi Jakarta Selatan, Depok, Sawangan dan Kabupaten Tangerang. Benyamin Davnie berharap kehadiran Trans Park Bintaro bisa menjadi magnet ekonomi dan investasi sehingga kota Tangerang Selatan terus tumbuh.

“Ini proyek CT Corp yang kedua di Tangerang Selatan dan mudah-mudahan disusul yang ketiga, Harapan kami keberadaan proyek ini menjadi penggerakekonomi. Apalagi jalan Cinere – Serpong - Pondok Aren – Tangsel dan bandara sedang dibangun. Daya dukung mobilitas orang dan barang akan semakin tinggi.”

Potensi lainnya adalah pembangunan tol Balaraja ke BSD yang memperlancar jalur ekonomi Sumatera dan Jawa yang dijembatani Tangerang Selatan.

Tag : properti
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top