ALFI: Pengiriman Barang & Logistik Melalui Pelabuhan Priok Melambat

Pergerakan arus barang dan logistik yang hendak keluar maupun masuk pelabuhan Priok jadi ikut melambat. Bahkan untuk barang yang hendak keluar pada pagi hari terpaksa ditunda agar tidak terkena aturan pembatasan operasional. Hal ini menyebabkan biaya penumpukan bertambah.
Akhmad Mabrori | 14 Maret 2018 16:16 WIB
Tol Cikampek di kawasan Bekasi - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA -- Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) mengungkapkan pergerakan arus barang dan logistik dari dan ke pelabuhan Tanjung Priok melambat akibat kebijakan pembatasan jam operasional truk atau angkutan barang golongan III, IV dan V, di jalan tol Jakarta-Cikampek.

Pada ruas jalan tersebut juga diterapkan kebijakan ganjil genap kendaraan pribadi, serta pemberlakuan lajur khusus bus, sejak 12 Maret 2018.

"Pergerakan arus barang dan logistik yang hendak keluar maupun masuk pelabuhan Priok jadi ikut melambat. Bahkan untuk barang yang hendak keluar pada pagi hari terpaksa ditunda agar tidak terkena aturan pembatasan operasional. Hal ini menyebabkan biaya penumpukan bertambah," ujar Sekretaris Umum ALFI DKI Jakarta, Adil Karim kepada Bisnis.com, Rabu (14/3/2018).

Adil mengatakan ALFI justru mengusulkan pembatasan operasional jangan diterapkan terhadap angkutan barang dan logistik, tetapi hanya pada angkutan mobil pribadi. "Kalau mau ekstrem aturan ganjil-genap mobil pribadi berlaku sepanjang hari saja, jangan hanya tiga jam seperti saat ini hanya dari jam 06.00--09.00 WIB. Kalau seperti ini tidak signifikan mengurai kemacetan," tegasnya.

Adil menekankan agar angkutan logistik tidak boleh dihambat dengan alasan apapun, sebab angkutan logistik berperan penting untuk menggerakan roda perekonomian. "Kalau dibatasi (angkutan logistik) otomatis pergerakan ekonomi juga terbatasi. Biarkan saja truk-truk pengangkut logistik itu berjalan meskipun lambat di jalan tol. Kalau mau dibatasi total lewat ganjil-genap seharian penuh bisa dilakukan terhadap mobil pribadi," tuturnya.

Sekretaris Umum ALFI DKI Jakarta, Adil Karim (Akhmad Mabrori/Bisnis).

ALFI menilai, aturan ganjik genap kendaraan pribadi selama tiga jam dan pembatasan truk barang di ruas tol Jakarta-Cikampek saat ini tidak efektif mengurangi kebiasaan pemakaian mobil pribadi.

"Justru lebih berdampak pada aktivitas logistik.Kita lihat saja nanti dalam satu bulan kedepan, dengan kondisi adanya aturan ini justru akan merubah pola bisnis logistik yang sudah ada selama ini apalagi di ruas tol Jakarta-Cikampek selama ini kan merupakan jalur distribusi dan delivery lebih dari 50% kargo dari dan ke Priok," ujar dia.(k1)

Tag : logistik, alfi
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top