Sekitar 25% Peserta SIM A Bersubsidi dari Taksi Reguler

Jumlah pengemudi taksi konvesional yang mengikuti pendaftaran SIM A umum pada Minggu (25/2/2018) kurang lebih 25% dari total peserta.
Dewi Aminatuz Zuhriyah | 28 Februari 2018 02:29 WIB
Pengemudi taksi Blue Bird menjalani proses pemeriksaan mata. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi menuturkan jumlah pengemudi taksi konvesional yang mengikuti pendaftaran SIM A umum pada Minggu (25/2/2018) mencapai kurang lebih 25% dari total peserta.

“Memang pendaftaran SIM A umum itu kami lakukan tidak cuma untuk sopir taksi online, tapi juga konvesional. Kemarin kalau saya perhatikan mungkin sopir taksi reguler [yang ikut] sekitar 100-an orang atau 25%, itu dari perusahaan macam-macam, Blue Bird juga ada, tapi saya tidak hafal,” kata Budi pada Selasa (27/2/2018).

Budi menuturkan mayoritas sopir taksi reguler, dalam pendaftaran sim A umum yang digelar di Gelora Bung Karno pada Minggu, langsung mendaftar di tempat. “Kebanyakan yang reguler daftar sendiri, on the spot.”

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tak menampik jika masih ada sopir taksi reguler yang belum memiliki sim A umum.

“Ada kok, ada beberapa yang ikut, jadi [program subsidi sim] ini untuk taksi online dan konvesional. Ada banyak [sopir taksi reguler yang ikut],” kata Budi Karya.

Sementara itu, Ketua Organda Andre Djokosoetono yang juga merupakan Direktur PT Blue Bird Tbk. mengatakan pihaknya secara konsisten menegaskan agar sopir taksi reguler khususnya sopir Blue Bird perlu untuk patuh atas aturan yang berlaku.

“Dalam program subsidi kemenhub kemarin, kami mendorong pengemudi untuk menggunakan kesempatannya,” kata Andre.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
taksi

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top