Proyek SPAM Bandar Lampung Dapat Penjaminan

SPAM Bandar Lampung ini merupakan proyek berskema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) antara PDAM Way Rilau, Kota Bandar Lampung selaku Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK) dengan PT Adhya Tirta Lampung selaku Badan Usaha Pelaksana.
Yanita Petriella | 14 Februari 2018 12:06 WIB
Sekjen Kementerian Keuangan Hadiyanto (kedua kanan) berbincang dengan Dirut PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia Armand Hermawan (kedua kiri), Direktur Muhammad Wahid Sutopo (kiri) dan Direktur Salusra Satria saat peluncuran Journal of Infrastructure Policy and Management (JIPM) di Jakarta, Kamis (14/12). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) menandatanganI penjaminan proyek yang pertama di tahun 2018, yaitu untuk proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bandar Lampung, Rabu (14/2/2018).

SPAM Bandar Lampung ini merupakan proyek berskema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) antara PDAM Way Rilau, Kota Bandar Lampung selaku Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK) dengan PT Adhya Tirta Lampung selaku Badan Usaha Pelaksana.

Penandatanganan tersebut dilaksanakan oleh Direktur Utama PT PII Armand Hermawan, dengan Djoko Sarwono, Direktur Utama PT Adhya Tirta Lampung untuk Perjanjian Penjaminan, dan dengan  AZP Gustimigo, Direktur Utama PDAM Way Rilau Kota Bandar Lampung untuk Perjanjian Regres, dengan disaksikan oleh Dirjen Pembiayaan dan Pengelolaan Resiko Kementerian Keuangan RI Luky Alfirman, Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Investasi Kementerian PUPR RI Mochamad Natsir, dan Wali Kota Bandar Lampung Herman Hasanusi.

Direktur Utama PT PII, Armand Hermawan mengatakan penandatanganan penjaminan proyek SPAM Bandar Lampung merupakan wujud komitmen konsistensi PT PII dalam mendukung Pemerintah mewujudkan percepatan pembangunan infrastruktur Nasional.

"Penandatanganan proyek SPAM Bandar Lampung pada hari ini merupakan salah satu bukti bahwa skema KPBU menarik minat swasta dalam pembangunan proyek infrastruktur," ujarnya, dalam keterangan resmi, Rabu (14/2/2018).

Di samping mewujudkan percepatan pembangunan, proyek SPAM Bandar Lampung ini juga tentunya akan segera memberikan manfaat bagi masyarakat dalam mendapatkan air layak konsumsi, khususnya di area Bandar Lampung jelas Armand.

Proyek SPAM Bandar Lampung ini merupakan proyek air minum kedua yang diberikan penjaminan pemerintah melalui PT PII dengan nilai investasi proyek sebesar Rp1,1 triliun (porsi KPBU Rp750 miliar).

Sebelumnya, pada Juli 2016, PT PII telah melaksanakan penandatangan perjanjian penjaminan untuk proyek SPAM Umbulan di Jawa Timur. Proyek SPAM Bandar Lampung ini merupakan proyek KPBU pertama yang dijamin PT PII di tahun 2018.

Proyek SPAM Bandar Lampung yang berkapasitas 750 liter/detik ini akan mengolah dan menyalurkan air baku yang berasal dari Sungai Way Sekampung untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat yang didistribusikan melalui pipa transmisi sejauh +22 km ke 8 Kecamatan di Kota Bandar Lampung yaitu Rajabasa, Labuhan Ratu, Way Halim, Kedaton, Tanjung Senang, SUkarame, Sukabumi, dan Keadamaian, dengan total 60.000 sambungan rumah atau sekitar 300.000 jiwa penduduk.

Selain itu, proyek SPAM Bandar Lampung ini juga mendapatkan Dukungan Kelayakan dari Kementerian Keuangan senilai Rp 258,8 miliar. Pada kesempatan yang sama, Dirjen Pembiayaan dan Pengelolaan Resiko Kementerian Keuangan RI Luky Alfirman menyampaikan apresiasinya atas kerjasama yang sangat strategis oleh semua pihak dalam proyek SPAM Bandar Lampung ini.

Pemerintah sangat menyambut positif inisiatif swasta dalam partisipasinya pada pembangunan proyek infrastruktur. Sesuai dengan Program Nawacita Presiden RI, maka percepatan pembangunan infrastruktur secara merata sampai dengan saat ini masih menjadi fokus utama.

Di tengah keterbatasan anggaran Negara, maka untuk mewujudkannya diperlukan sinergi positif antara Pemerintah maupun swasta, dan skema KPBU merupakan solusi yang efektif tambah Luky.

Dengan ditandatanganinya penjaminan proyek SPAM Bandar Lampung ini, maka sampai dengan awal tahun 2018 ini, PT PII telah memberikan penjaminan kepada 16 proyek KPBU dari empat sektor yaitu 10 Proyek Sektor Jalan Tol Tol (Batang-Semarang, Balikpapan-Samarinda, Pandaan-Malang dan Manado-Bitung, Jakarta – Cikampek II Elevated, Krian- Legundi – Bunder – Manyar.

Selain itu, ada juga proyek jalan tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan, Serang-Panimbang, Probolinggo -Banyuwangi dan Jakarta – Cikampek II Sisi Selatan), 3 Proyek Sektor Telekomunikasi (Seluruh paket Proyek Palapa Ring yaitu Barat, Tengah dan Timur), 1 Proyek Sektor Ketenagalistrikan (PLTU Batang), dan 2 Proyek Sektor Air Minum (SPAM Umbulan dan SPAM Bandar Lampung).

Tag : infrastruktur
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top