Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Proyek Air Minum Jatigede Diusulkan Berskema KPBU

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengusulkan Sistem Penyediaan Air Minum Jatigede di Sumedang, Jawa Barat dibangun dengan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha atau KPBU.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 13 Februari 2018  |  06:15 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengusulkan Sistem Penyediaan Air Minum Jatigede di Sumedang, Jawa Barat dibangun dengan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha atau KPBU.

Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Haryoto mengatakan bahwa rencananya pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jatigede secara KPBU dilakukan dalam dua tahap.

"Pembangunannya dibagi menjadi dua tahap, sekarang sedang diusulkan untuk diselenggarakan secara KPBU," ujarnya kepada Bisnis, pekan lalu.

Tahap pertama dibangun berkapasitas 1.500 liter per detik dan tahap kedua 2.000 liter per detik sehingga secara kapasitas total SPAM Jatigede adalah 3.500 liter per detik.

Sri menambahkan perkiraan total biaya investasi proyek tersebut ialah Rp2,35 triliun. "Untuk tahap pertama investasinya Rp2,20 triliun dan tahap kedua Rp2,15 triliun. Tentu ada VGF [viability gap Fund] dari pemerintah."

Nantinya, SPAM ini akan mengambil air dari Bendungan Jatigede dan menyalurkan air di wilayah Kabupaten Sumedang, Indramayu serta Kota dan Kabupaten Cirebon (Cirebon Raya).

Bendungan Jatigede memiliki kapasitas tampung 979,50 juta meter kubik dan telah beroperasi penuh.

Bendungan terbesar kedua di Indonesia setelah Jatiluhur tersebut telah mengairi 90.000 hektare lahan sawah yang ada di Indramayu, Majalengka, dan Cirebon.

Bendungan yang diresmikan pada 2015 itu dibangun di lahan 5.000 hektare dengan ketinggian air maksimal 260 meter. Bendungan ini akan menghasilkan listrik 110 megawatt.

"Nanti enggak akan ganggu turbin. Jadi, airnya ada yang ke turbin ada juga yang ke SPAM Jatigede," ucapnya.

Sri menargetkan pembangunan SPAM Jatigede dapat dibangun pada 2020. Pasalnya, dibutuhkan waktu 2 tahun dari pengajuan KPBU hingga akan mulai konstruksi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

air minum jatigede waduk jatiluhur
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top