Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pupuk Indonesia akan Produksi Pupuk NPK 3,4 Juta Ton

Pupuk Indonesia Holding Company akan melakukan ekspansi bisnis dengan memproduksi pupuk yang menggandung unsur hara nitrogen, fospor dan kalium (NPK) dengan target 3,4 juta ton.
Gemal AN Panggabean
Gemal AN Panggabean - Bisnis.com 17 Januari 2018  |  15:25 WIB
Pupuk Indonesia akan Produksi Pupuk NPK 3,4 Juta Ton
Ilustrasi - Antara/Ekho Ardiyanto
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Pupuk Indonesia Holding Company akan melakukan ekspansi bisnis dengan memproduksi pupuk yang menggandung unsur hara nitrogen, fospor dan kalium (NPK) dengan target 3,4 juta ton.

Direktur Utama PIHC Aas Asikin mengatakan, pembangunan tersebut akan dimulai pada tahun ini hingga 3 tahun mendatang. Pupuk tersebut akan diproduksi diseluruh pabrik PIH yang ada di Indonesia.

“Tahun ini kita akan mulai bat pupuk NPK. Ini akan berlangsung hingga tiga tahun mendatang. Targetnya 3,1 juta ton,” katanya kepada wartawan di sela FGD di Jakarta, Rabu (17/1).

Dia menjelaskan, produk pupuk NPK lebih bagus dibandingkan produk yang lain, seperti urea. NPK lebih memiliki kandungan zat yang dapat membuat tumbuhan lebih baik.  Hal ini dapat  meningkatkan khualitas produksi pertanian.

“Kita juga mengajarkan kepada petani, lebih baik menggunakan pupuk NPK dari pada menggunakan pupuk single zat, seperti urea,” katanya.

Produksi pupuk tersebut juga dapat menghemat biaya pengeluaran atau cost. Aas mengatakan, tahun ini, pihakny tengah melakukan efisiensi cost. Dia meminta kepadda seluru perusahaan yang tergabung di PIHC untuk dapat efisien.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pupuk Indonesia npk
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top