Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Selama 2017, Ekspor Ikan Bangka Belitung Meningkat 200 Persen

Badan Karantina Ikan dan Mutu Perikanan (BKIPM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat ekspor ikan selama 2017 naik 200%. Hal itu terjadi karena permintaan pangsa pasar negara tujuan yang meningkat.
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, PANGKALPINANG - Tahun 2017 menjadi berkah tersendiri bagi kinerja ekspor perikanan provinsi Bangka Belitung.

Badan Karantina Ikan dan Mutu Perikanan (BKIPM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat ekspor ikan selama 2017 naik 200%. Hal itu terjadi karena permintaan pangsa pasar negara tujuan yang meningkat.

"Permintaan pasar dunia meningkat, karena mutu ikan hasil tangkapan dan budi daya ikan yang semakin baik," kata Kepala BKIPM Kepulauan Babel Nandang Koswara di Pangkalpinang, Kamis (11/1/2018).

Ia menjelaskan nilai ekspor ikan 2017 mencapai Rp157,671 miliar dengan frekuensi 1.030 kali yang jumlahnya 41.878 hds atau 5.710.681 kilogram.

Sedangkan domestik masuk mencapai Rp50,105 miliar dengan frekuensi 1.415 kali dan jumlahnya 146.200.164 hds atau 1.065.148 kilogram.

Total lalu lintas MP mencapai Rp608,602 miliar dengan frekuensi 8.260 kali yang jumlahnya 146.531.786 hds atau 16.767.567 kilogram.

"Dari capaian tersebut, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp661,167 juta," ujarnya.

Nandang mengatakan peningkatan ekspor ikan sangat signifikan, karena sinergitas BKIPM bersama pemerintah daerah dan sektor terkait selalu baik, begitu juga untuk jaminan mutu kita mendapat predikat baik.

"Saat ini ekspor ikan sudah grade B, sehingga negara tujuan juga bertambah. Sebelumnya negara tujuan ekspor hanya Malaysia dan Singapura, namun sekarang sudah ke Hongkong, Thailand, Jepang, Korea, Australia dan Vietnam," ujarnya.

Menurut dia dengan capaian tersebut BKIPM Babel terus berupaya meningkatkan capaian ekport hingga ke grade A dan menembus pangsa pasar Eropa.

"Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan jaminan mutu, sinergitas, pelayanan serta pengembangan program agar kesejahteraan nelayan terjamin dan pangsa pasar kita dapat menembus pasar Eropa," harapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Newswire
Editor : Saeno
Sumber : Antara

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper