Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Selamatkan Pabrik Surimi, Zonasi Cantrang Perlu Ditempuh

Pemerintah diminta memperbolehkan kapal cantrang beroperasi di wilayah perairan tertentu untuk memastikan aktivitas pabrik surimi tetap berjalan.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 03 Januari 2018  |  16:25 WIB
surimi - intrafish.com
surimi - intrafish.com

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah diminta memperbolehkan kapal cantrang beroperasi di wilayah perairan tertentu untuk memastikan aktivitas pabrik surimi tetap berjalan.

Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan (CMSH) Abdul Halim mengatakan zonasi terbatas secara ketat dalam waktu tertentu perlu dilakukan mengingat proses peralihan alat tangkap selama 3 tahun terakhir tidak berjalan dengan baik.

"Pilihan ini adalah yang terburuk, tetapi dianggap mendesak untuk dilakukan oleh kalangan pengusaha jika KKP terbukti dengan kurang melakukan apapun terkait cantrang sejak Januari 2015," katanya saat dihubungi Bisnis, Rabu (3/1/2018).

Langkah itu, lanjutnya, sekaligus untuk melindungi hak-hak pekerja pabrik surimi.

Abdul mengemukakan dampak pelarangan cantrang meluas karena tiga solusi yang diusulkan CMSH sebelumnya tidak dieksekusi dengan baik oleh KKP.

Pertama, menghentikan praktik kriminalisasi terhadap nelayan pada masa peralihan alat tangkap.

Kedua, menggunakan APBN dan/atau APBD untuk memfasilitasi peralihan alat tangkap bagi nelayan kurang dari 10 gros ton yang telah dianggarkan.

Ketiga, memfasilitasi dialog antara nelayan dengan perbankan menyangkut restrukturisasi pinjaman pascapelarangan agar roda usaha perikanan berjalan baik.

"Solusi di atas bisa berjalan dengan baik andaikata pemerintah bersikap transparan terkait dengan kinerjanya menjalankan tiga solusi awal sebagaimana pernah disampaikan," ujar Abdul.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Cantrang pabrik surimi
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top