Pemerintah Rampungkan 26 Proyek Strategis Senilai Rp46,5 Triliun

Hingga 19 Desember, pemerintah telah merampungkan total 26 Proyek Strategis Nasional dengan estimasi nilai proyek total mencapai Rp46,5 triliun.
Pemerintah Rampungkan 26 Proyek Strategis Senilai Rp46,5 Triliun Deandra Syarizka | 20 Desember 2017 15:17 WIB
Pemerintah Rampungkan 26 Proyek Strategis Senilai Rp46,5 Triliun
Presiden Joko Widodo berdiri di depan gerbang jalan tol Kualanamu ketika meninjau jalan tol Trans Sumatra di sela-sela peresmiannya, di Deli Serdang, Sumatra Utara, Jumat (13/10). Presiden Joko Widodo meresmikan jalan tol Trans Sumatera ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sepanjang 61,72 km dan Medan-Binjai sepanjang 10,6 km yang telah siap dioperasikan. - ANTARA/Septianda Perdana

Bisnis.com, JAKARTA -- Hingga 19 Desember, pemerintah telah merampungkan total 26 Proyek Strategis Nasional dengan estimasi nilai proyek total mencapai Rp46,5 triliun.

Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo menjelaskan, dari 26 proyek itu, sebanyak 20 proyek diselesaikan pada 2016 dan 6 proyek dirampungkan pada 2017.

Baca juga: Tol

"Keenam proyek itu adalah Jalan Akses Tanjung Priok, PLBN Nanga Badau, PLBN Aruk, PLBN Wini, Tol Soreang-Pasir Koja, Tol Surabaya-Mojokerto," ujarnya, Rabu (20/12).

Selain itu, ujarnya, terdapat 145 proyek strategis nasional dan 1 program yang sudah masuk tahap konstruksi, 9 proyek dalam tahap transaksi dan 86 proyek dan 1 program dalam tahap penyiapan.

Dari 145 proyek tersebut, terdapat 37 proyek yang telah beroperasi secara sebagian, di antaranya jalan tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi, tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu, KEK Tanjung Lesung dan KEK Mandalika.

"Proyek yang telah beroperasi ini masih kami hitung sebagai proyek dalam tahap konstruksi karena belum seluruhnya beroperasi," ungkapnya.

Seperti diketahui, Proyek Strategis Nasional adalah proyek terpilih yang memiliki peran strategis atas perekonomian, kesejahteraan sosiak, pertahanan, dan kedaulatan nasional yang dapat memperoleh fasilitas sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden No 3 Tahun 2016 j.o Perpres No. 58 Tahun 2017. Dalam beleid itu disebutkan sejumlah fasilitas yang akan diberikan oleh pemerintah kepada proyek strategis, di antaranya kemudahan perizinan, penyesuaian tata ruang, percepatan penyediaan tanah, jaminan pemerintah, dan penyelesaian permasalahan dan hambatan lainnya.

Hingga saat ini terdapat total 245 PSN dan 2 program yaitu program ketenagalistrikan dan program industri pesawat (pengembangan pesawat R-80 dan N-245) dengan estimasi investasi mencapai total Rp4.417 triliun.

Seluruh PSN terbagi ke dalam 15 sektor, di mana tiga sektor dengan jumlah proyek terbanyak adalah sektor jalan sebanyak 74 proyek, bendungan sebanyak 54 proyek, dan sektor kawasan sebanyak 30 proyek.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tol kualanamu

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top