Coca Cola Sasar Penyuka Kopi

Coca Cola Amatil Indonesia memperkuat bisnis di sektor minuman dengan memasarkan produk Grinders Caffitaly System di Tanah Air.
Regi Yanuar Widhia Dinnata | 19 Desember 2017 16:23 WIB
Kadir Gunduz, President Director Coca Cola Amatil Indonesia (CCAI) dan Mark Payne, Sales Director CCAI, memperkenalkan Grinders Caffitaly System dan kopi kapsul. - JIBI/Regi Yanuar W.D.

Bisnis.com, JAKARTA—Coca Cola Amatil Indonesia memperkuat bisnis di sektor minuman dengan memasarkan produk Grinders Caffitaly System di Tanah Air.

Kadir Gunduz, President Director Coca Cola Amatil Indonesia (CCAI), mengatakan bila perusahaannya menangkap peluang dari masyarakat Indonesia yang saat ini semakin gemar meminum kopi, bahkan sudah menjadi kebutuhan dasar sehari-hari. Namun sebagian masyarakat ini lebih memilih pergi ke kafe untuk menikmati kopi karena cita rasanya lebih enak dibandingkan dengan yang diseduh secara instan.

CCAI menghadirkan produk Grinders Caffitaly System sebagai solusi agar masyarakat bisa membuat kopi di rumah dengan iming-iming cita rasa seperti di kafe. Produk ini adalah hasil kerja sama antara CCAI, Grinders Coffe Roasters, Caffitaly, dan Rancilio.

Kehadiran mesin Grinders Caffitaly System adalah langkah diversifikasi bisnis Coca Cola yang selama ini belum menggarap segmen kopi. "Kami akan menggunakan jaringan Coca Cola di Indonesia untuk memasarkan mesin kopi ini," kata Kadir, Selasa (19/12/2017).

Sementara itu, Mark Payne, Sales Director CCAI, menargetkan pada pekan ini atau selama minggu ketiga Desember penjualan Grinders Caffitaly System dapat terjual sebanyak 100 unit. Pada 2018, penjualan mesin peramu kopi ini dipacu untuk bisa dijual sebanyak-banyaknya.

CCAI pada kesempatan ini memperkenalkan empat pilihan mesin Caffitaly ini, yakni Milano, Roma, Venice, dan Bella. Keempat mesin ini diluncurkan bersama dengan tiga jenis kopi kapsul bernama Grinders, Fix, dan Romanza. Ketiga jenis tersebut tersebut adalah bahan yang digunakan oleh mesin untuk menghasilkan kopi sesuai dengan kemauan konsumen.

Milano dipasarkan di harga Rp3,5 juta, Roma Rp2,4 juta, Venice Rp1,8 juta, dan Bella Rp900.000. Selain itu, untuk ketiga jenis kopi kapsul Grinders, Fix, dan Romanza dijual dengan rentang harga Rp110.000 hingga Rp150.000.

Kopi kapsul berjenis Grinders ditujukan kepada konsumen yang menyukai kopi espresso yang otentik. Romanza adalah produk dikembangkan sesuai dengan lidah masyarakat Indonesia yang menyukai kopi dengan rasa manis. Adapun, Fix menawarkan kopi yang memiliki varian cita rasa seperti Caramel Latte dan Mocha Latte.

Mesin dan kapsul ini akan dijual di pusat perbelanjaan terkemuka di Indonesia. Produk ini akan dipasarkan baik secara offline dan online. Selain itu perusahaan akan membuka kerja sama melalui business to business (BtoB) dengan beberapa kafe dan warung kopi di Tanah Air.

“Produk ini telah dijual di 60 ritel di Jakarta dan sedang diusahakan secepat mungkin untuk bisa tersebar di seluruh Indonesia. Beberapa ritel yang menjalin kerja sama seperti Matahari, Hypermart, Ranch Market, Lotte Mart, dan lain-lain,” ungkapnya.

Tag : coca cola
Editor : Ratna Ariyanti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top