Sawit Diandalkan Dongkrak Ekonomi Landak

Kabupaten Landak berharap perkebunan kelapa sawit yang memperoleh izin usaha perkebunan (IUP) di kabupaten tersebut sungguh-sungguh mengikuti peraturan undang-undang perkebunan.
Yanuarius Viodeogo | 28 November 2017 21:41 WIB
Perkebunan kelapa sawit - Istimewa

Bisnis.com, PONTIANAK – Kabupaten Landak berharap perkebunan kelapa sawit yang memperoleh izin usaha perkebunan (IUP) di kabupaten tersebut sungguh-sungguh mengikuti peraturan undang-undang perkebunan.

Dengan begitu, pemerintah akan terbantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar perkebunan.

Dalam keterangan persnya, diterima Selasa (28/11/2017) Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan, di kabupaten tersebut terdapat 49 perusahaan yang memiliki IUP. Tetapi, baru 6 perkebunan yang memiliki pabrik kelapa sawit termasuk baru-baru ini yang diresmikan adalah PT. Ichtiar Gusti Pudi (IGP).

“Perkebunan kelapa sawit merupakan andalan utama kita, kalau harga CPO (crude palm oil) turun, ekonomi di Landak juga ikut turun,” kata Karolin, baru-baru ini.

Dia mengutarakan saat ini luas perkebunan di Landak mencapai 188.861 hektare, sementara perkebunan kelapa sawit 112.873 Ha, sisanya seluas 75.988 Ha ditanami karet, kakao dan tanaman perkebunan lainnya.

Perkebunan kelapa sawit, ujar Karolin mengingatkan, mesti selalu memperhatikan aturan ketenagakerjaan dan lingkungan hidup serta tidak melupakan kewajiban pembagian plasma dan inti kepada petani mandiri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sawit

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top