Sokong Kota Baru Maja, Jalur Kereta Dibuat Ganda Hingga Merak

Kementerian Perhubungan menargetkan pembangunan jalur kereta api ganda atau double track dari Jakarta hingga Merak bisa rampung di 2019. Jalur kereta ini bakal menjadi tulang punggung konektvitas Kota Baru Maja yang tengah digarap pemerintah bersama sejumlah pengembang.
Rivki Maulana | 18 November 2017 17:27 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi memberi keterangan pers tentang revisi Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (19/10)./ANTARA FOTO - Rosa Panggabean

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan menargetkan pembangunan jalur kereta api ganda atau double track dari Jakarta hingga Merak bisa rampung pada 2019. Jalur kereta ini bakal menjadi tulang punggung konektvitas Kota Baru Maja yang tengah digarap pemerintah bersama sejumlah pengembang.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan jalur ganda kini telah terbentang dari Jakarta hingga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak Banten. "Double track dalam dua tahun selesai [2019]. Kami jadikan jalur kereta Jakarta ke Merak ini sebagai kerangka utama," jelasnya kepada Bisnis selepas peluncuran proyek Citra Maja Raya di Maja, Sabtu (18/11/2017).

Dalam catatan Bisnis, pembangunan jalur kereta api ganda dari Rangkasbitung ke Merak membentang sejauh 69 km. Fase ini merupakan lanjutan dari pembangunan jalur ganda dari Maja, Citeras, hingga Rangkasbitung.

Budi Karya menuturkan, akses transportasi merupakan kunci bagi pengembangan kawasan, terutama kota baru. Saat ini, akses kereta penglaju telah melayani Maja dengan trase Tanah Abang-Maja. Frekuensi perjalanan menurut Budi Karya bakal terus ditingkatkan sejalan dengan perkembangan Kota Maja.

Pembangunan Kota Maja baru kembali berdenyut setelah hampir 20 tahun mati suri. Pembangunan Maja dirintis lewat SK Menteri perumahan rakyat nomor 02/KPTS/M/1998 dengan luas area 10.900 hektare.

Pada Juni 2016, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meneken Kesepakatan Bersama dengan Pemprov Banteng, Pemprov Jabar, Pemkab Bogor, Pemkab Tangerang Selatan, Pemkab Tangerang, dan tiga perusahaan properti untuk memulai rencana pengembangan Kota Baru Maja.

Kota Baru Maja bakal dikembangkan di atas lahan seluas 15.511 hektare dan diproyeksi bakal dihuni oleh 1,24 juta enduduk. Kota Baru Maja juga diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah sebanyak 675.900 jiwa.

Saat ini sudah ada 11 izin lokasi pengembangan di dalam Kota Baru Maja dan 124 izin lokasi pengembangan di Kota Baru Maja dan sekitarnya. Salah satu proyek pengembangan pionir dalam pengembangan Kota Baru Maja adalah Citra Maja Raya seluas 2.000 hektare

 

Tag : maja
Editor : Rahayuningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top