Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gandeng Wika Gedung, ITDC Siap Bangun Pullman di Mandalika

Wijaya Karya Gedung dan PT Indonesia Tourism Development Corporation resmi melakukan ground breaking Hotel Pullman di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.
Eka Chandra Septarini
Eka Chandra Septarini - Bisnis.com 21 Oktober 2017  |  04:17 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, PRAYA -- PT Wijaya Karya Gedung dan PT Indonesia Tourism Development Corporation resmi melakukan ground breaking Hotel Pullman di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.

Pullman merupakan salah satu hotel yang dibangun oleh ITDC dengan menggandeng Wika Gedung sebagai kontraktornya. Salah satu alasan pembangunan Pullman oleh ITDC adalah untuk memberikan stimulus bagi investor lain agar segera memulai pembangunan konstruksi.

Direktur Utama Wika Gedung Nariman Prasetyo mengatakan Pullman akan menjadi hotel pertama yang dibangun di kawasan Mandalika, Lombok Tengah.

Hotel ini sedianya akan dibangun di atas lahan seluas 27.000m2 dengan kapastas 250 kamar, 20 villa, serta ruang pertemuan yang berkapasitas sekitar 300 orang.

"Hotel ini dibangun dengan konsep eco-green mulai dari persiapan hingga nanti selesai dibangunnya proyek ini," ujar Nariman di Mandalika, Lombok Tengah, Jumat (20/10/2017).

Eco-green construction yang digunakan diklaim mampu mengurangi polusi dengan menggunakan bahan yang ramah lingkungan, salah satunya dengan mengurangi penggunaan kayu. Seluruh bahan yang digunakan pun mendapatkan sertifikasi eco-green yang menambah keyakinan akan konsep hijau yang diusung.

Pembangunan hotel ini akan menambah jumlah portofolio Wika Gedung sebelum melakukan aksi penawaran umum saham perdana yang diperkirakan akan dilakukan pada akhir November 2017. Nilai investasi yang digelontorkan untuk membangun hotel ini sebesar Rp750 miliar dengan target pengerjaan selama 18 bulan.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan pembangunan Hotel Pullman menunjukan minat investor terhadap KEK Mandalika untuk mendukung infrastruktur dan hospitality dimana keberadaan hotel merupakan salah satu sarana dan prasarana penting dalam mendukung kemajuan pariwisata di suatu daerah.

“Saya berharap masih banyak lagi investor yang mau berinvestasi di KEK Mandalika untuk terus memberikan dukungan infrastruktur dan sarana prasarana bagi pengunjung di wilayah KEK ini. Pariwisata di suatu daerah tentu tidak akan maju jika tidak ada dukungan keberadaan sarana prasarana yang lengkap. Harapan saya juga, pembangunan hotel ini bisa berjalan tepat waktu dan segera juga diikuti dengan hotel-hotel lain di sekitar,“ ujar Rini.

Direktur Pengembangan ITDC Edwin Darmasetiawan mengatakan, pemilihan Pullman sebagai salah satu hotel yang dibangun oleh ITDC berdasarkan pada perhitungan nilai return atau payback periode yang dihasilkan.

"Kita tentunya mencari kemungkinan investasi untuk masuk pada satu pasar yang stabil sehingga pemilihan hotel juga perlu dipertimbangkan," ujar Edwin.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pullman
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top