Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aperlindo Dorong Sertifikasi SNI Lampu LED

Aperlindo menilai pemerintah kurang sigap menanggapi sertifikasi SNI lampu LED sehingga jumlah penjualan jenis ini masih minim.
Regi Yanuar Widhia Dinnata
Regi Yanuar Widhia Dinnata - Bisnis.com 30 Juni 2017  |  14:47 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Aperlindo menilai pemerintah kurang sigap menanggapi sertifikasi SNI lampu LED sehingga jumlah penjualan jenis ini masih minim.

Ketua Umum Asosiasi Industri Perlampuan Listrik Indonesia (Aperlindo) John Manoppo mengatakan penjualan lampu berjenis light emited diode (LED) dirasa masih minim. Hal ini ditenggarai jenis lampu tersebut belum mendapatkan sertifikasi standar nasional Indonesia (SNI).

"Total kebutuhan nasional pada tahun lalu 360 juta unit, namun hanya sebagian kecil lampu berjenis LED yang diserap. Hal ini dikarenakan konsumen lebih memilih jenis lampu yang sudah terjamin kualitasnya dengan label SNI," kata John kepada Bisnis, Jumat (30/6/2017).

Pada 2016 total kebutuhan lampu LED hanya 80 juta unit, angka tersebut terpaut jauh dengan jenis lampu hemat energi (LHE) yang dibutuhkan sebanyak 280 juta unit. Pada 2017 diperkirakan kebutuhan lampu akan meningkat menjadi 400 juta unit.

"SNI untuk lampu bertipe LHE sudah resmi, namun sampai saat ini belum ada serifikasi SNI lampu berjenis LED," katanya.

Asosiasi mengkhawatirkan dampak belum adanya sertifikasi SNI untuk lampu bertipe LED akan membuat pasar domestik menjadi lebih rawan karena oleh produk impor. "Tanpa adanya sertifikasi SNI, impor lampu dari China akan mendominasi market share lebih banyak lagi, sebelumnya memiliki pangsa pasar sebanyak 80%," imbuh John.

Menurut John, asosiasi telah mengajukan sertifikasi SNI untuk tipe LED sejak 2016 ke Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Pihak Kemenperin belum bisa memberikan kebijakan dikarenakan terkendala oleh terbatasnya laboratorium pengujian untuk lampu LED.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lampu led
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top