Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pencairan Anggaran Pemprov Sumsel Belum Optimal

Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Sumsel menilai Pemprov Sumatra Selatan masih melakukan pencairan anggaran yang bersumber dari APBN pada pengujung tahun sehingga kinerja masih belum optimal.
Ilustrasi anggaran
Ilustrasi anggaran

Bisnis.com, PALEMBANG - Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Sumsel menilai Pemprov Sumatra Selatan masih melakukan pencairan anggaran yang bersumber dari APBN pada pengujung tahun sehingga kinerja masih belum optimal.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Negara (DJPBN) Sumsel Sudarso mengatakan pemprov masih melakukan pembayaran pada periode triwulan III dan triwulan IV/2016.

“Realisasi serapan sebetulnya sudah lebih baik yakni mencapai 85,6% pada 2016. Namun memang pencairan masih banyak dilakukan pada akhir tahun,” katanya, Senin (23/1/2017).

Sudarso memerinci alokasi APBN 2016 untuk Sumsel sebanyak Rp13,16 triliun. Sementara itu, yang terealisasi senilai Rp11,27 triliun. Namun dari dana tersebut ada dana yang terblokir Rp788 miliar sehingga dana tersebut tidak dapat dicairkan. “Artinya, jika ditotal seluruhnya, realisasi kinerja anggaran sudah sekitar 90%,” katanya.

Menurutnya, memang sangat jarang bahkan tidak pernah penyerapan anggaran tersebut mencapai 100%. Padahal, kata dia, jika pencairan dilakukan lebih awal. Paling tidak Mei atau Juni, maka dampak (implikasi) terhadap pembangunan dan roda perekonomian akan lebih baik.

Kepala Badan Pembangunan dan Perencanaan Daerah (Bappeda) Sumsel, Ekowati Retnaningsih menambahkan saat ini proses tender dan lelang proyek pengerjaan pemprov dilakukan lebih awal sehingga proses pengerjaan dan pencairan pun lebih cepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Dinda Wulandari
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper