Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Berkaca dari Abu Dhabi, Jonan: Industri Migas Harus Efisien & Inovatif

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan menceritakan inovasi energi yang dilakukan oleh Abu Dhabi usai berkunjung dari negara minyak tersebut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Januari 2017  |  14:03 WIB
Menteri Energi Sumber Daya Mineral Iganisius Jonan menghadiri Konferensi OPEC di Wina, Selasa (29/11/2016). - Jibiphoto
Menteri Energi Sumber Daya Mineral Iganisius Jonan menghadiri Konferensi OPEC di Wina, Selasa (29/11/2016). - Jibiphoto

Bisnis.com, BLORA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan menceritakan inovasi energi yang dilakukan oleh Abu Dhabi seusai berkunjung dari negara minyak tersebut.

"Di Abu Dhabi (Ibu Kota Uni Emirat Arab) penghasil minyak terbesar, sekitar 3 juta barel minyak per hari. Namun, konsumsinya efisien, 1 hari tidak sampai 100.000 barel per hari, itu hal bagus," kata Jonan ketika mengisi seminar di Stem Akamigas, Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah, Sabtu (21/1/2017).

Jonan juga mengatakan Uni Emirat Arab telah mempersiapkan energi baru dari tenaga surya, padahal energi minyaknya melimpah. "UEA sebentar lagi akan memiliki tenaga surya 500 megawatt, ini berarti kita harus lebih inovatif lagi karena energi kita justru terus berkurang," kata mantan Menteri Perhubungan tersebut.

Indonesia lebih inovatif dari yang dilakukan oleh UEA dalam memanfaatkan energi. Selain itu, guna mengembangkan individu yang inovatif, Jonan mewacanakan penyaluran lulusan Sekolah Tinggi Energi Mineral Akademik Minyak dan Gas Bumi (Stem Akamigas) bekerja di Wilayah Kerja (WK) Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

"Nanti saya surati SKK Migas, agar menyalurkan lulusan dari Stem Akamigas ke KKKS," kata Jonan.

Namun, dia juga memberikan syarat bahwa lulusan yang terbaik yang akan ditempatkan di Wilayah Kerja KKKS, tidak semua lulusan. "IPK harus di atas 3, baru bisa ditempatkan. Kalau tidak, ya mungkin cocok jadi pengusaha saja," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

migas esdm ignasius jonan abu dhabi

Sumber : Antara

Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top