Rencana Induk Tuntas, Desain Bandara Kertajati Berubah

Desain peruntukan kawasan aerocity Kertajati, Majalengka berubah setelah BUMD PT BIJB menuntaskan rencana induk alias masterplan tersebut.
Wisnu Wage Pamungkas | 20 Desember 2016 19:04 WIB
Rencana induk Kertajati Aerocity - Ilustrasi/skycrapercity.com

Bisnis.com, BANDUNG - Desain peruntukan kawasan aerocity Kertajati, Majalengka, berubah setelah BUMD PT BIJB menuntaskan rencana induk alias masterplan tersebut. 

Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas mengatakan pihaknya sudah menyerahkan masterplan aerocity Kertajati ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Masterplan ini rencananya menjadi acuan penting bagi perubahan RTRW Provinsi dan Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) Majalengka. “Dokumen masterplan sudah resmi diserahkan ke Gubernur Jabar. Ini bagian dari proses perizinan RTRW dan RDTR,” katanya di Bandung, Selasa (20/12/2016).

Pihaknya mencatat ada sejumlah perubahan aerocity dalam masterplan tersebut, terutama luasan yang awalnya ditetapkan 3.200 hektar kini menjadi 3480 hektar.

Penambahan ini terjadi karena ada pengalihan sebagian area aerocity di Selatan Tol Cipali ruas Kertajati ke Utara. “Tadinya pada desain aerocity sebelumnya ada aero yang menyeberang tol, biar efektif semuanya di utara,” tuturnya.

Luasan ini dibagi menjadi enam klaster oleh PT BIJB, pertama aerospace park seluas 300 hektar yang diperuntukan untuk industri pesawat terbang.

Ada klaster logistic park, business center, klaster technopark, dan terakhir residensial. “Klaster belum dibagi slotnya, kita baru alokasi lahan saja. Block plan dan tenant yang mengisi di tahap selanjutnya,” ujarnya.

Klaster paling luas akan diambil oleh kawasan bisnis yang mencapai 600 hektar, untuk yang terkecil lahan seluas 100 hektar untuk pendukung kebandaraan seperti gardu listrik dan data center.

Virda berharap ajuan pihaknya bisa diakomodasi dalam RTRW dan RDTR agar bisa segera menggelar persiapan lanjutan. “Perizinan tuntas dulu, lalu kita desain anak perusahaan BIJB Real Estate yang akan menjual ini,” katanya.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bandara kertajati

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top