Imedco Bangun Pabrik Baru, Bidik Pasar Obat Ibu & Anak

PT Imedco Djaja meresmikan pabriknya setelah merombak total manajemennya pada 2014. Untuk bersaing dengan perusahaan farmasi besar lainnya.
Nindya Aldila | 20 Desember 2016 00:50 WIB
Ilustrasi industri farmasi - Indian Mirror

Bisnis.com, JAKARTA - PT Imedco Djaja meresmikan pabriknya setelah merombak total manajemennya pada 2014. Untuk bersaing dengan perusahaan farmasi besar lainnya, Imedco membidik pasar obat ibu dan anak.

Presiden Direktur PT Imedco Djaja Suryanto mengatakan saat ini pabriknya masih dalam tahap uji coba produk dalam rangka validasi cara pembuatan obat yang baik (CPOB) sehingga masih berproduksi 20% dari total kapasitas pabrik.

Kapasitas pabrik saat ini mencapai 384 juta tablet, 157 juta kapsul, dan masing-masing sebesar 8,4 juta pieces untuk obat cair dan semi solid per tahun. Targetnya, pabrik akan beroperasi secara komersial pada pertengahan tahun depan.

"Perombakan ini memakan waktu 13 bulan, dimulai dari pemenuhan CPOB pada Oktober 2014 sampai audit kualitas pada November 2015 bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Jadi perbaikan fasilitas dimulai ketika sudah dapat izin dari BPOM," ujarnya pada Senin (19/12).

Kendati produknya sudah dikenal masyarakat, tetapi dengan manajemen baru memposisikan perusahaan sebagai pemain anyar dan harus bersaing dengan kompetitor lain, terutama pasar Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang banting harga.

Dengan persaingan yang ketat, Imedco memutuskan untuk bersaing di pasar yang belum banyak pesaingnya, seperti onat anak dan ibu hamil.

Selain memproduksi 12 produk yang telah memiliki nomor registrasinya, Imedco juga tengah menyiapkan produk baru yang terdiri dari obat paten melalui fasilitas litbang perusahaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
farmasi

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top