Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peningkatan Jumlah Penabung, Andalkan Penduduk Produktif

Aspek kependudukan memegang peran penting dalam pelaksanaaan program inklusi keuangan di Tanah Air
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 01 November 2016  |  14:30 WIB
Peningkatan Jumlah Penabung, Andalkan Penduduk Produktif
Aspek kependudukan memegang peran penting dalam pelaksanaaan program inklusi keuangan di Tanah Air. - .
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA— Aspek kependudukan memegang peran penting dalam pelaksanaaan program inklusi keuangan di Tanah Air.

Hal itu dikemukakan Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Eni V. Panggabean. Menurutnya, aspek penting pendukung inklusi keuangan adalah demografi.

Semakin banyak penduduk usia produktif, misalnya, pemanfaatan layanan perbankan lazimnya semakin tinggi.

“Pasalnya, pembukaan rekening tabungan mayoritas dilakukan oleh kelas masyarakat produktif,” katanya.

Inklusi keuangan erat kaitannya terhadap perkembangan jumlah tabungan yang ada di suatu negara. Tapi selain mengandalkan penduduk produktif, inklusi keuangan juga harus dilakukan melalui edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat.

Eni menekankan perlunya sosialisasi dan edukasi kepada penduduk kelas bawah. Peningkatan inklusi keuangan pada tataran ini harus disertai semacam pewajiban dari pemerintah. Contoh yang belum lama ini digagas adalah penyaluran bantuan sosial melalui layanan perbankan digital.

“Kami usulkan itu sekaligus untuk meningkatkan jumlah tabungan sehingga meningkatkan inklusi keuangan. Seiring pelaksanaan perbankan digital jangan lupakan pengawasan dan aspek perlindungan konsumen,” kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demografi
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top