Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peternak Sapi Bali Mulai Kebanjiran Order untuk Idul Adha

Peternak sapi di Pulau Bali mulai kebanjiran permintaan pengiriman Sapi Bali ke luar daerah untuk memenuhi pasokan menjelang Hari Raya Idul Adha.
Feri Kristianto
Feri Kristianto - Bisnis.com 23 Agustus 2016  |  14:36 WIB
Peternak Sapi Bali Mulai Kebanjiran Order untuk Idul Adha
Sapi Bali - blog.act.id
Bagikan

Bisnis.com, DENPASAR - Peternak sapi di Pulau Bali mulai kebanjiran permintaan pengiriman Sapi Bali ke luar daerah untuk memenuhi pasokan menjelang Hari Raya Idul Adha.

Ketua Asosiasi Peternak Sapi Bali Ketut Mupu mengungkapkan sejumlah peternak sudah didatangi oleh pembeli dari luar daerah yang memesan pengiriman ke daerah Jawa dan DKI Jakarta.

“Sebelumnya belum ada, sekarang blantik-blantik sudah datang memesan ke kami, ramai. Ke depan akan semakin banyak pesanan seperti sekarang,” ujarnya, Selasa (23/8/2016).

Selain ketiban rejeki kedatangan sejumlah pembeli luar daerah, peternak di Pulau Dewata juga mendapatkan berkah dari naiknya harga jual daging sapi hidup. Mupu mengatakan harga jual sapi hidup saat ini senilai Rp40.000 per kg, dari sebelumnya hanya Rp38.000, dan diperkirakan dapat mencapai kisaran Rp42.000 per kg.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pada saat ini belum ada permintaan untuk pengiriman sapi keluar daerah, karena baru akan dilakukan mendekati Hari Raya Idul Adha pada bulan depan.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bali mencatat populasi Sapi Bali sekitar 530.000, termasuk sapi betina. Dari jumlah tersebut, kuota sapi hidup yang dapat dikirim ke luar daerah mencapai 45.000 ekor, dan diperkirakan menjelang Idul Adha sebanyak 30.000 akan terkirim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sapi sapi bali idul adha
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top