Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TRIK PROPERTI: 7 Tanaman Hias Penyerap Racun Asap Rokok

Seperti yang diketahui bahwa asap rokok sangat berbahaya bagi tubuh kita. Apabila ada salah satu anggota keluarga atau tamu yang merokok, maka bahaya asap rokok akan mengintai Anda.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 16 Agustus 2016  |  09:00 WIB
Aneka jenis tanaman hias penyerap racun asap rokok.  - urbanindo
Aneka jenis tanaman hias penyerap racun asap rokok. - urbanindo

Bisnis.com, JAKARTA - Seperti yang diketahui bahwa asap rokok sangat berbahaya bagi tubuh kita. Apabila ada salah satu anggota keluarga atau tamu yang merokok, maka bahaya asap rokok akan mengintai Anda.

Jangan khawatir karena ada cara mudah dan ampuh, yaitu dengan menempatkan tanaman berikut ini di rumah:

1. Bunga Lili

Bunga lili dengan jenis peace lily dikenal paling efektif dalam menyerap dan menetralisir senyawa Benzena yang ada dalam asap rokok. Bunga cantik ini dapat ditempatkan di dalam ruangan seluas 9-10 m² untuk menjadi penawar racun dari asap rokok.

Tidak hanya itu, bunga lili juga akan sangat cocok jika diletakkan di dalam ruang kerja yang ada di rumah maupun kantor. Hal ini tentunya karena bunga lili dapat meminimalisir bahaya dar iAlkohol, Aseton, Trikloro, dan Formaldehida yang dapat ditemukan pada alat tulis kantor.

2. Sirih Belanda

Tanaman yang satu ini lebih unggul jika dibandingkan dengan bunga lili. Mengapa? Tak hanya senyawa Benzena, tanaman sirih belanda juga mampu menyerap senyawa Formaldehida. Berdasarkan penelitian, tanaman ini dapat menyerap sekitar 50% masing-masing kandungan kedua senyawa tersebut.

Selain menyerap racun rokok, sirih belanda juga mampu menyerap Karbon Monoksida sebesar 75%. Penempatannya sendiri bisa di mana saja karena bentuknya yang unik memungkinkan tanaman ini ditempatkan di dalam atau luar rumah.

3. Lidah Mertua

Tanaman yang satu ini memang sering dijadikan sebagai hiasan interior rumah. Namun tahukah Anda? Ternyata tanaman cantik ini mampu menyerap 107 unsur polutan di udara, termasuk senyawa Formaldehida dalam asap rokok. Tak hanya itu, lidah mertua pun mampu menyerap radiasi dari peralatan elektronik.

4. Pakis Boston

Senyawa Xylene dalam asap rokok dapat di serap oleh stomata dari tanaman yang satu ini. Nantinya senyawa tersebut akan masuk ke dalam sistem metabolisme pakis boston, lalu diubah menjadi zat bermanfaat. Anda pun dapat menempatkan dua buah pot pakis boston di dalam ruangan seluas 30 m².

5. Gerbera

Bunga yang satu ini sangat tidak asing untuk dijadikan hiasan rumah. Ternyata di balik bentuknya yang cantik, gerbera mampu menyerap 90% asap rokok dan gas polutan lainnya. Tidak hanya itu, tanaman ini juga mampu menghasilkan uap air yang dapat membuat udara di ruangan menjadi semakin segar.

6. Sri Rejeki

Aneh mendengar namanya? Jangan salah. Tanaman yang berasal dari suku talas-talasan ini mampu menghadang polutan yang ada di rumah, termasuk asap rokok dan mikroorganisme lainnya. Untuk hasilmaksimal, pilihlah tanaman sri rejeki berdaun minimal 14 helai dan sertakan lidah mertua dewasa minimal berdaun 5 helai.

Kedua tanaman ini akan menggantikan fungsi air purifier untuk menetralisir kandungan bahan berbahaya.

7. PalemKuning

Siapa sangka ternyata tanaman palem kuning mampu menyerap berbagai jenis racun jika dibandingkan dengan tanaman lainnya. Ya, berbagai senyawa seperti Trikloroetin, Formaldehida, Benzena, Karbon Monoksida, Xylene, dan juga Amonia dapat diserap oleh tanaman ini.

Tertarik memilikinya? Nah, tunggu apa lagi? Ayo hiasi semua sudut rumah Anda dengan berbagai tanaman di atas!


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tanaman hias Kawasan Tanpa Asap Rokok Trik Properti

Sumber : Urbanindo

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top