Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MUSIM TANAM 2016: Benih, Pupuk Jangan Terlambat

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Daniel Johan menginginkan pemerintah benar-benar dapat memastikan penyaluran benih dan pupuk kepada petani yang membutuhkan dapat berjalan dengan lancar menyambut musim tanam.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 22 Juli 2016  |  14:10 WIB
Pekerja sedang menanam padi. - Reuters/Stringer
Pekerja sedang menanam padi. - Reuters/Stringer

Bisnis.com, JAKARTA -  Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Daniel Johan menginginkan pemerintah benar-benar dapat memastikan penyaluran benih dan pupuk kepada petani yang membutuhkan dapat berjalan dengan lancar menyambut musim tanam.

"Ketersediaan stok benih saat ini sudah mencukupi. Tetapi, yang jadi masalah sering kali terhambat penyalurannya," kata Daniel Johan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (22/7/2016).

Menurut dia, pihaknya ingin memastikan bahwa di lapangan seluruh penyaluran berbagai hal yang dibutuhkan petani dapat berjalan dengan baik sehingga tidak menghambat masa tanam tahun ini.

Politisi PKB itu mengingatkan bahwa penyaluran benih yang tersumbat tentu saja bakal mengganggu siklus masa tanam yang dilakukan para petani di berbagai daerah di Tanah Air.

Sebelumnya, PT Pupuk Indonesia siap mengamankan musim tanam untuk mendukung program pemerintah dalam rangka Ketahanan Pangan dan untuk persiapan memasuki musim tanam kedua di tahun ini.

"Kami terus meningkatkan kualitas sistem monitoring stok agar lebih memudahkan dalam mengetahui ketersediaan stok pupuk di daerah-daerah," kata Direktur Utama Pupuk Indonesia Aas Asikin lewat siaran pers diterima di Jakarta, Jumat (15/7).

Pupuk Indonesia selaku holding BUMN Pupuk telah menyiapkan pupuk yang siap pakai dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Saat ini, ketersediaan pupuk yang ada sebanyak 2 juta ton dan dapat menjamin kebutuhan pupuk hingga empat bulan ke depan.

Untuk mengamankan pendistribusian pupuk bersubsidi dan mengantisipasi terjadinya kelangkaan di tingkat petani, Pupuk Indonesia menerapkan berbagai strategi.

Beberapa strategi tersebut diantaranya penyediaan pupuk di gudang lini III, penambahan gudang guna peningkatan kapasitas stok dan penambahan petugas lapangan di setiap kabupaten guna memonitor stok serta melakukan koordinasi dengan dinas setempat.

Pupuk Indonesia juga memiliki sistem informasi untuk memonitoring stok pupuk yang bisa diakses melalui "website" atau laman Pupuk Indonesia.

Selain itu, Pupuk Indonesia senantiasa menjaga ketersediaan pupuk di gudang-gudang produsen dan gudang-gudang distributor (lini III) agar pendistribusiannya ke kios-kios resmi penjual pupuk bersubsidi dapat dilaksanakan dengan segera


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

produksi padi musim tanam

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top