Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MUDIK LEBARAN: Kuota Mudik Gratis Motor KAI Sudah 72%

Kuota mudik gratis bagi sepeda motor yang diangkut dengan kereta program Kementerian Perhubungan sudah mencapai 72%.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 22 Juni 2016  |  13:14 WIB
MUDIK LEBARAN: Kuota Mudik Gratis Motor KAI Sudah 72%
Layanan mudik gratis. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kuota mudik gratis bagi sepeda motor yang diangkut dengan kereta program Kementerian Perhubungan sudah mencapai 72%.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Hemi Pamuraharjo dalam pesan singkat di Jakarta, Rabu (22/6/2016) merinci terhitung hingga 21 Juni 2016 jumlah pendaftar angkutan motor gratis dengan moda kereta api sebanyak 11.472 sepeda motor dari total kuota 15.834 sepeda motor.

"Kuota yang terpenuhi sudah 72 persen dari total kuota," ucapnya.

Untuk itu, dia mengimbau kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik untuk mendaftarkan diri karena tersedia juga untuk arus balik secara gratis, baik dengan kereta api maupun bus.

Untuk mudik gratis dengan moda bus, Hemi menyebutkan sudah terpenuhi 80,61 persen atau 9.673 sepeda motor sementara untuk penumpang 95,54 persen atau 22.932 orang.

Rinciannya, untuk arus mudik sudah terpenuhi 6.352 motor dan 15.182 orang, sementara untuk arus balik 3.321 motor dan 7.750 orang.

Total kuota mudik gratis dengan moda bus untuk masa Angkutan Lebaran tahun ini sebanyak 12.000 untuk motor dan 24.000 penumpang.

Mudik gratis tersebut khusus untuk pesepeda motor untuk mengurangi jumlah moda roda dua tersebut di jalan selama musim Lebaran 2016.

Hal itu diupayakan untuk mewujudkan masa mudik tanpa kecelakaan atau "zero accident".

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mudik lebaran mudik gratis sepeda motor

Sumber : antara

Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top