Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Menhub Jonan: Sanksi ke Lion & AirAsia Bersifat Teknis

Menhub Ignasius Jonan melihat soal gugatan Lion sebagai hal teknis yang menjadi ranah Dirjen Perhubungan Udara.
Pesawat Lion Air. /Bisnis.com
Pesawat Lion Air. /Bisnis.com

Bisnis.com, PALEMBANG - Kementerian Perhubungan tidak menganggap reaksi Lion Air atas sanksi pembekuan sebagai hal serius.

Hal itu terbukti Menhub Ignasius Jonan justru berkunjung ke Palembang pada Jumat--Sabtu (20--21/5/2016) untuk meninjau perkembangan pembangunan kereta api ringan Palembang dan jalur rel ganda di Sumatra Selatan, yaitu lintas Kertapati--Prabumulih.

Dengan menggunakan Kereta Inspeksi, Jonan menyusuri lintas Kertapati--Serdang, sepanjang 30 km. Turut serta dalam peninjauan itu Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Prasetyo dan Inspektur Jenderal Cris Kuntadi. Dari PT KAI tampak Direktur Utama Edi Sukmoro, dan beberapa anggota direksi.

Jonan menargetkan double track yang merupakan bagian dari jalur KA Trans Sumatra itu bisa selesai tahun ini. "Mudah-mudahan bisa diresmikan Bapak Presiden," kata Jonan, Sabtu (21/5/2016).

Staf Khusus Menteri Perhubungan Hadi M Djuraid menegaskan Jonan dan jajaran tidak terpengaruh dengan upaya hukum yang ditempuh pihak Lion. "Banyak hal yang jadi prioritas kita, semua jalan seperti biasa, tidak terpengaruh," jelas Hadi.

Menurut Hadi, Menhub Ignasius Jonan melihat soal gugatan Lion sebagai hal teknis yang menjadi ranah Dirjen Perhubungan Udara.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hendra Wibawa
Editor : Fatkhul Maskur
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper