Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DEN Siap Susun Roadmap Pengembangan Nuklir

Dewan Energi Nasioal (DEN) bakal menyusun peta jalan (roadmap) pengembangan nuklir meskipun sumber energi tersebut masih menjadi pilihan terakhir.
Lucky Leonard
Lucky Leonard - Bisnis.com 19 Maret 2016  |  01:21 WIB
Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (20/11/2015). - Bisnis.com/ Akhirul Anwar
Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (20/11/2015). - Bisnis.com/ Akhirul Anwar

Bisnis.com, JAKARTA - Dewan Energi Nasioal (DEN) bakal menyusun peta jalan (roadmap) pengembangan nuklir meskipun sumber energi tersebut masih menjadi pilihan terakhir.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan berdasarkan kebijakan energi nasional (KEN), nuklir memang ditetapkan sebagai opsi terakhir. Artinya, pengembangan nuklir dimungkinkan apabila sumber energi lain dinyatakan tidak mencukupi kebutuhan nasional.

"Terjemahannya dalam RUEN [rancangan umum energi nasional] apakah sampai 2025 itu energi mix-nya sudah cukup atau masih memerlukan tambahan nuklir. Roadmap pembangkit listrik tenaga nuklir [PLTN] harus tetap dibuat," katanya di Jakarta, Jumat (18/3/2016).

Dia menuturkan roadmap tersebut bisa langsung dijalankan begitu sumber energi lain dinyatakan tidak mampu mencukupi kebutuhan energi nasional.

Oleh karena itu, kendati belum bisa dipastikan apakah Indonesia akan membangun PLTN atau tidak, proses penguasaan teknologinya wajib dilakukan mulai saat ini.

"Selama menunggu sampai 2025, penguasaan teknologi harus dilakukan supaya kita tidak ketinggalan," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dewan energi masional
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top