Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Minyak Tertekan, PetroChina Tetap Eksplorasi Blok Jabung

PetroChina International Jabung Ltd. tetap melakukan kegiatan eksplorasi untuk mendapatkan sumber cadangan baru di Blok Jabung meski menghadapi harga minyak yang terus menurun
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 19 Januari 2016  |  06:50 WIB
ILustrasi. - .JIBI
ILustrasi. - .JIBI

Bisnis.com, JAKARTA--PetroChina International Jabung Ltd. tetap melakukan kegiatan eksplorasi untuk mendapatkan sumber cadangan baru di Blok Jabung meski menghadapi harga minyak yang terus menurun.

Tercatat, berdasarkan Bloomberg Senin (18/1/2016) sebelum penutupan pasar, harga minyak mentah WTI berada di angka US$28,79 per barel. Sedangkan, untuk minyak mentah Brent harganya lebih rendah lagi yaitu US$28,19 per barel.

General Manager Jabung Song Zhizong mengatakan pada 2016, PetroChina berencana mengebor 2 sumur yakni Tiung-3 dan NEB Ext-1. Adapun, pengeboran di sumur Tiung-3 telah berjalan sejak awal 2016 dan sumur NEB Ext-1 masih dalam proses perizinan. Kedua kegiatan ini telah mendapat persetujuan dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana KegiatanUsaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

"Harga minyak yang kurang menggembirakan saat ini tidak menghalangi kami untuk terus melakukan pencarian cadangan migas baru," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Senin (18/1/2016).

"PetroChina juga akan melakukan survei seismik 3D seluas 320 kilometer persegi guna mempercepat PoD temuan struktur Tiung ini. Kegiatan akan dilaksanakan mulai bulan April. Periode surveinya kurang lebih selama delapan bulan," katanya.
 
"Sukses pengeboran eksplorasi tahun 2015 ini akan berdampak positif baik bagi kegiatan eksplorasi maupun pengembangan dan produksi Blok Jabung pada masa-masa selanjutnya," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

petrochina
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top