Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Siapa Pimpin Badan Restorasi Gambut? Menteri LHK Pun Belum Tahu

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya masih belum mengetahui siapa sosok yang akan mengepalai Badan Restorasi Gambut.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 13 Januari 2016  |  17:33 WIB
Ilustrasi: Petugas pemadam kebakaran dibantu personil TNI dan Polri berusaha memadamkan lahan gambut yang terbakar di Rimbo Panjang, Kampar, Riau, Sabtu (5/9/2015). - Antara
Ilustrasi: Petugas pemadam kebakaran dibantu personil TNI dan Polri berusaha memadamkan lahan gambut yang terbakar di Rimbo Panjang, Kampar, Riau, Sabtu (5/9/2015). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya masih belum mengetahui siapa sosok yang akan mengepalai Badan Restorasi Gambut.

“Kalau soal siapa yang pimpin, itu urusan Presiden,” kata dia usai melantik 13 pejabat eselon II Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta, hari ini, Rabu (13/1/2015).

Badan Restorasi Gambut (BRG) dibentuk berdasarkan Perpres No. 1/2016 yang ditandatangi pada 6 Januari silam. Institusi itu akan menjadi otoritas pemulihan dan penanganan 2 juta hektare lahan gambut Indonesia yang terbakar.

Siti mengatakan struktur organisasi itu meliputi instansi pemerintah, kalangan akademisi, dan aktivis lingkungan.

Kementerian yang terlibat adalah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Kementerian Pekerjaan Umum.

Ada juga Kementerian Pertanian, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Kementerian Keuangan.

“Kita harus bisa bekerja sama dengan baik untuk menjalankan tugas-tugasnya. Mari kita dukung BRG tersebut,” kata mantan Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Daerah ini.

Siti menyebut sejumlah aktivitas terkemuka seperti Imam Prasodjo dan Agus Pambagyo akan membantu menyumbangkan pikiran dalam BRG.

Para aktivis diharapkan dapat memberikan fungsi kontrol terhadap para birokrat sebagai pengambil keputusan.

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top