Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penyelesaian Smelter Bintan Alumina Indonesia Diundur Hingga 2017

Penyelesaian Smelter Bintan Alumina Indonesia Diundur Hingga 2017
Lucky Leonard
Lucky Leonard - Bisnis.com 22 Desember 2015  |  03:58 WIB
Ilustrasi smelter
Ilustrasi smelter

Bisnis.com, JAKARTA--Target penyelesaian pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) bauksit menjadi alumina milik PT Bintan Alumnia Indonesia diundur menjadi 2019.

Direktur Utama Bintan Alumina Indonesia Zulnahar Usman mengatakan awalnya smelter tersebut ditargetkan rampung pada 2017. Namun, kondisi pasar diprediksi tidak akan menguntungkan jika produksi dimulai pada tahun tersebut.

Menurutnya, mundurnya target semata-mata merupakan strategi perusahaan. Pasalnya, harga diperkirakan mulai naik pada 2019 saat kebutuhan akan alumina tinggi.

"Saya rasa tidak mungkin [2017] karena beberapa kondisi seperti harga komoditas dunia yang seperti itu. Kalau kita selesaikan di 2017, biaya akan tinggi dan itu sayang," katanya, Senin (21/12/2015).

Adapun untuk mendukung proyek yang menelan investasi hingga US$1,5 miliar tersebut, perusahaan saat ini sedang mengurus tax holiday. Dia berharap pemerintah bisa segera memberikan insentif tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program hilirisasi mineral.

Dia mengungkapkan, pihaknya sudah tidak memusingkan lagi larangan ekspor mineral mentah, termasuk bauksit, yang dalam dua tahun terakhir menghantam pemasukan perusahaan. Menurutnya, pihaknya hanya ingin bekerja dengan cepat dan seefektif mungkin.

"Kita lupakan soal ekspor kalau ingin kita bekerja cepat. Kalau kita berkutat pada keinginan untuk mengekspor material bauksit, [pembangunan] bakal terhambat terus," tuturnya.

Nantinya, smelter alumina tersebut akan memiliki kapasitas 2,1 juta ton alumina per tahun. Adapun pembangunannya dibagi ke dalam tiga tahap, masing-masing berkapasitas 700.000 ton alumina per tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bauksit smelter alumina
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top