Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perjalanan Kereta Api di Jabodetabek Ditargetkan Mencapai 1,2 Juta

Kementerian Perhubungan menargetkan jumlah perjalanan kereta api dari dan menuju Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) menembus angka 1,2 perjalanan pada 2018.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 21 Desember 2015  |  17:50 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com
Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan menargetkan jumlah perjalanan kereta api dari dan menuju Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) menembus angka 1,2 perjalanan pada 2018.
 
"Sekarang ini rata-rata perjalanan menggunakan kereta commuter line mencapai 800 ribu perjalanan. Kami targetkan angka tersebut dua tahun lagi naik menjadi 1,2 juta perjalanan," ujar Dirjen Perkeretapian Kementerian Perhubungan Herwanto di Jakarta, Senin (21/12/2015).
 
Dia menambahkan peningkatan target tersebut akan diiringi dengan penambahan jumlah kereta dan pembangunan jalur ganda (double track).
 
Dampak dari peningkatan layanan tersebut, katanya, membuat waktu kedatangan antara satu kereta dan kereta lain (headway) semakin pendek.
 
Karena itu, Kemenhub akan menutup 19 persimpangan sebidang yang ada di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
 
"Kalau kereta nambah, headwaynya otomatis makin pendek. Kalau perlintasan sebidang gak ditutup, pengguna jalan lain akan lama menunggu. Potensi terjadinya kecelakaan juga makin besar," ujarnya.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krl jabodetabek
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top