Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MEA 2015: SUNPRIDE Telah Mempersiapkan Diri

Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan diimplementasikan akhir tahun ini, PT Sewu Segar Nusantara, pemilik merek SUNPRIDE mengaku telah mempersiapkan diri.
Dara Aziliya
Dara Aziliya - Bisnis.com 19 September 2015  |  15:13 WIB
Martin Widjaya, SUNPRIDA. - JIBI
Martin Widjaya, SUNPRIDA. - JIBI
Bisnis.com, JAKARTA - - Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan diimplementasikan akhir tahun ini, PT Sewu Segar Nusantara, pemilik merek SUNPRIDE mengaku industri produsen buah-buahan tersebut telah mempersiapkan diri.
 
Director PT Sewu Martin M Widjaja mengatakan perusahaannya berkomitmen menjaga kualitas buah yabg diproduksi, sehingga masyarakat diyakini akan lebih mengakses produk-produk lokal. Selain itu, jika kualitas terjamin, buah lokal pun akan dapat bersaing dengan buah impor.
 
"Saya rasa Indonesia tidak perlu takut dengan implementasi MEA. Kami sendiri sudah mempersiapkan diri dari 3 tahun lalu. Indonesia ini memang buahnya cukup banyak, penduduknya juga banyak, tapi kualitasnya harus terus diperbaiki, " kata Martin saat ditemui di Fruitday 2015 di Jakarta, Sabtu (19/9/2015).
 
Martin menuturkan dalam menghadapi MEA nanti, PT Sewu akan fokus mengintensifkan pasar di dalam negeri. Menurutnya, jika konsumsi dalam negeri terpenuhi, maka kompetitor akan sulit masuk ke Indonesia.
 
PT Sewu Segar Nusantara merupakan pemilik merek SUNPRIDE yang memproduksi beberapa buah tropis seperti Pisang Cavendish, Pepaya California, dan Nanas. Perusahaan ini bahkan sudah menjajaki pasar ekspor yabg terkenal sulit, yaitu Jepang.
 
Untuk tahun ini, PT Sewu tengah berupaya meningkatkan produksi pepaya mereka hingga 100 ton per Minggu dari saat ini 20 ton. Adapun, 70% dari total produksi PT Sewu yaitu buah pisang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mea 2015
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top