Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KLH Dorong Perbankan Permudah Akses ke IKM & Hutan Rakyat

Kementerian Lingkungan Hidup mendorong industri perbankan dan pembiayaan untuk mempermudah akses bagi industri kecil menengah (IKM) dan kelompok hutan rakyat.
Lukas Hendra TM
Lukas Hendra TM - Bisnis.com 04 Agustus 2015  |  09:58 WIB
Pengrajin mengecat kursi dari bahan baku rotan di sebuah industri kecil di Pekayon, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (10/6/2015). Pengrajin mengaku merasa kesulitan untuk memasarkan hasil kerajinan rotannya dan berharap pemda mendukung usaha mikro kecil menengah tersebut. - Antara
Pengrajin mengecat kursi dari bahan baku rotan di sebuah industri kecil di Pekayon, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (10/6/2015). Pengrajin mengaku merasa kesulitan untuk memasarkan hasil kerajinan rotannya dan berharap pemda mendukung usaha mikro kecil menengah tersebut. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup mendorong industri perbankan dan pembiayaan untuk mempermudah akses bagi industri kecil menengah (IKM) dan kelompok hutan rakyat.

Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam Agus Justiyanto mengatakan selama ini IKM dan kelompok hutan rakyat kesulitan dalam memperoleh akses pembiayaan dari perbankan maupun lembaga nonbank sehingga sulit untuk berkembang.

"Untuk itu kami mendorong bagi IKM yang telah memiliki legalitas bisa dipermudah aksesnya dalam memperoleh pembiayaan," katanya, Selasa (4/8/2015).

Dengan demikian, dia berharap agar IKM yang menjadi penopang perekonomian Indonesia bisa siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang segera dibuka.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

klh
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top