Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mandala Airlines Tidak Mampu Lunasi Utang Rp1,8 Triliun

PT Mandala Airlines (dalam pailit) dipastikan tidak akan mampu membayar tunggakan utang yang mencapai Rp1,8 triliun.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 23 Juli 2015  |  06:59 WIB
Mandala Airlines Tidak Mampu Lunasi Utang Rp1,8 Triliun
Mandala Airlines - Jibiphoto

Bisnis.com, JAKARTA— PT Mandala Airlines (dalam pailit) dipastikan tidak akan mampu membayar tunggakan utang yang mencapai Rp1,8 triliun.

Salah satu kurator PT Mandala Airlines Anthony Hutapea mengatakan aset yang dimiliki debitur hanya berupa perlengkapan kantor. Adapun, gedung maupun sejumlah kantor cabang perusahaan maskapai tersebut hanya sewa.

“[Tagihan tidak terbayar lunas] itu sudah risiko dalam perkara kepailitan,” kata Anthony kepada Bisnis, Rabu (22/7/2015).

Tim kurator akan segera mengajukan permohonan penunjukkan tim penaksir (appraisal) untuk menilai seluruh aset mandala. Pekerjaan kurator hanya sebatas mengumpulkan aset yang ada, penunjukkan appraisal, dan melakukan proses pelelangan.

“Berapa pun nilai taksiran asetnya hakim pengawas akan menentukan kreditur mana yang akan diutamakan, tetapi seharusnya tagihan pajak,” ujarnya.

Mandala mempunyai tunggakan pajak sebesar Rp504,27 miliar. Pihak debitur sudah tidak bisa melakukan bantahan maupun perlawanan karena pemerintah telah mengeluarkan surat ketetapan kurang bayar pajak kepada tim kurator.

Selain tagihan pajak, Mandala juga memiliki tagihan dari salah satu pemegang saham yakni Roar Aviation Pte Ltd sekitar Rp500 miliar dan sejumlah tagihan kreditur konkuren dari perusahaan penyedia jasa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mandala airlines
Editor : Andhina Wulandari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top