Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

HARGA BBM: Promo Harga Pertalite

PT Pertamina (persero) akan menjual varian bahan bakar minyak (BBM) baru, pertalite, dengan harga promo
Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjpto (kanan) bersama Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menunjukkan lembar MoU penyediaan infrastruktur energi di Jakarta/Antara
Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjpto (kanan) bersama Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menunjukkan lembar MoU penyediaan infrastruktur energi di Jakarta/Antara

Bisnis.com, JAKARTA-- PT Pertamina (persero) akan menjual varian bahan bakar minyak (BBM) baru, pertalite, dengan harga promo.

Harga pertalite berada di kisaran harga di bawah pertamax dan di atas premium.

"Harganya akan ada di antara premium dan pertamax," kata Direktur Utama PT Pertamina Dwi Soetjipto dalam acara halal bihalal di kantor Pusat Pertamina, Rabu (22/7/2015).

Uji pasar dilakukan untuk mengetahui tingkat harga yang bisa diterima konsumen. Saat ini, pertamax dijual seharga Rp 9.300-9.400 per liter dan premium dijual seharga Rp 7.300-7.400 per liter.

Pertamina berencana melakukan uji pasar produk BBM pertalite dalam waktu dekat. Uji pasar dilakukan sebelum produksi massal pertalite dimulai.

"Tes pasar hanya di beberapa kota," ujar Dwi.

Tiga daerah tujuan uji pasar adalah Jabodetabek, Surabaya, dan Bandung. Pertalite selama periode ini bakal didistribusikan di 103 SPBU termasuk di antaranya di beberapa stasiun di rest area. Sebarannya antara lain di 44 SPBU Jakarta, 30 SPBU di Surabaya, dan sisanya di Bandung dan rest area.

Untuk uji coba, juru bicara Pertamina Wianda Pusponegoro menyatakan setiap SPBU bakal mendapat jatah paling tidak 8 kiloliter. Jumlah ini memang masih jauh dari distribusi premium per SPBU rata-rata sebanyak 30 kilo liter.

Nantinya, pembelian oleh konsumen dibatasi untuk satu sepeda motor maksimal tiga liter, dan satu mobil sekitar 10-20 liter. Pembagian ini dilakukan per hari di SPBU yang terpilih.

Pertalite yang berkadar oktan 90 dianggap berhasil jika permintaan berangsur-angsur bertambah. Pertamina berkaca dari meningkatnya konsumsi pertamax akhir-akhir ini, dengan kadar oktan yang tidak jauh berbeda.

"Sekarang saja pertamax konsumsinya naik menjadi 10 ribu kiloliter per hari dari sebelumnya 7 ribu kiloliter," kata Wianda.

Wianda mengatakan, uji pasar direncanakan akan dilakukan akhir pekan ini.

"Jadi uji coba ini memang kita harapkan tidak terlalu jauh dari pekan ini. Memang sudah ada target yang kita siapkan, jadi kita berharap tidak jauh-jauh dari pekan ini," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Newswire
Editor : Nancy Junita
Sumber : Tempo.co

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper