Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenperin Dorong Industri Pacapanen

Kementerian Perindustrian menegaskan akan terus mendorong pengembangan industri pascapanen guna mamaksimalkan pemanfaatan produksi bahan baku lokal bagi pemenuhan industri pengolahan nasional.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 27 Januari 2015  |  01:55 WIB

Bisnis.com, SEMARANG - Kementerian Perindustrian menegaskan akan terus mendorong pengembangan industri pascapanen guna mamaksimalkan pemanfaatan produksi bahan baku lokal bagi pemenuhan industri pengolahan nasional.

Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Panggah Susanto mengatakan industri pascapanen mengambil peran sentral di antara dua sektor, yakni produksi bahan baku alami, seperti buah, sayur dan rempah-rempah, dengan industri pengolahan, terutama industri makanan-minuman (mamin).

Dia menjelaskan pola produksi bahan baku bergantung pada panen yang sesuai musim. Sedangkan, pola produksi industri pengolahan mengandaikan keberlanjutan pasokan bahan baku.

“Industri pascapanen menjadi jembatan bagi produk bahan baku lokal untuk masuk ke industri pengolahan, sebab pola produksi keduanya berbeda,” ungkapnya, Senin (26/1/2015).

Tanpa industri pascapanen, jelas Panggah, kebutuhan bahan baku impor akan terus terjadi. Kondisi itu pada akhirnya akan merugikan para petani lokal.

Dia mengakui pekermbangan sektor pascapanen belum terjadi secara signifikan. Karena itu, Panggah menuturkan pemerintah menyambut baik pertumbuhan investasi di sektor  industri pascapanen, seperti produsen bahan baku ekstrak.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri pengolahan agro industri
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top