Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kadin Ingatkan Besarnya Kerugian Jika Pelabuhan Cilamaya Batal Dibangun

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menyatakan Indonesia akan mengalami kerugian jika pembangunan Pelabuhan Cilamaya gagal dibangun.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 22 Januari 2015  |  14:38 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Kadin Indonesia meminta pemerintah untuk mendorong realisasi pembangunan Pelabuhan Cilamaya Karawang Jawa Barat yang saat ini mangkrak.

Ketua Bidang Pengembangan Daerah Kadin Indonesia, Natsir Mansyur mengatakan jika penyebab mangkraknya pembangunan Pelabuhan Cilamaya disebabkan pipa milik PT.Pertamina Hulu Energi (PHE), kajian teknis bisa dilakukan sehingga tidak merugikan sarana eksplorasi milik Pertamina tersebut.

“Tetap harus dibangun, agar dampak investasinya terasa. Kajian teknis ditingkatkan, misalnya digeser sedikit pembangunannya, kan bisa,” katanya kepada Bisnis.com, Kamis (22/1/2015).

Sebelumnya, pemerintah memastikan rencana pembangunan Pelabuhan Cilamaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat akan dikaji ulang.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasioanl/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago mengatakan pihaknya tengah merancang tim untuk mengkaji layak tidaknya proyek Pelabuhan Cilamaya dilanjutkan.

Natsir mengatakan pembangunan Pelabuhan Cilamaya sangat berguna untuk mengantisipasi Pelabuhan Kalibaru yang diperkirakan pada 2020 sudah memasuki tingkat kepadatan tinggi.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelabuhan cilamaya
Editor : Yusran Yunus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top