Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LPK MANDIRI: Pemerintah Fokus Garap Tenaga Kerja Garmen

Kementerian Ketenagakerjaan tengah melakukan pemetaan terhadap lembaga pelatihan kerja (LPK) yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat untuk dikembangkan sehingga bisa menjadi penyedia tenaga kerja.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 22 Januari 2015  |  00:23 WIB
Pekerja di sebuah pabrik garmen.  -
Pekerja di sebuah pabrik garmen. -

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Ketenagakerjaan tengah melakukan pemetaan terhadap lembaga pelatihan kerja (LPK) yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat untuk dikembangkan sehingga bisa menjadi penyedia tenaga kerja. 

Rencananya, LPK tersebut akan didorong untuk mencetak tenaga kerja sektor tekstil dan garmen sesuai dengan kebutuhan industri. 

Peran LPK sangat diharapkan mengingat kebutuhan penyediaan tenaga kerja menurut Anwar tidak akan bisa dipenuhi jika hanya mengandalkan balai latihan kerja (BLK). 

"Kalau mengandalkan BLK pemerintah kapasitasnya terbatas. Tugas kami adalah meningkatkan kapasitas LPK dengan menyiapkan instruktur dan memberikan subsidi pelatihan melalui pemberian program," kata Dirjen Pembinaan dan Pelatihan Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Khairul Anwar, Rabu (21/1/2015). 

Namun Anwar  meminta keterlibatan penuh dunia usaha untuk menyukseskan program pelatihan ini. Menurutnya, standarisasi tenaga  kerja harus ditentukan oleh pelaku usaha dengan menyesuaikan dengan kebutuhan industri di Tanah Air. 

“Jadi kami akan menyinkronkan antara permintaan dan suplai yang ada.” 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tenaga kerja
Editor : Setyardi Widodo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top