Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PENUTUPAN PELABUHAN CIREBON: Pengusaha Minta Respon Cepat Pemerintah

Kalangan pengusaha dan industri yang mengandalkan batu bara sebagai bahan energi semakin menjerit atas penutupan akses keluar-masuk Pelabuhan Cirebon selama hampir lebih dari seminggu, dan menuntut penyelesaian yang segera dari pemerintah.
Abdalah Gifar
Abdalah Gifar - Bisnis.com 17 Desember 2014  |  17:40 WIB
PENUTUPAN PELABUHAN CIREBON: Pengusaha Minta Respon Cepat Pemerintah
Pelabuhan Cirebon. Pengusaha minta respon cepat pemerintah terkait penutupan - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG—Kalangan pengusaha dan industri yang mengandalkan batu bara sebagai bahan energi semakin menjerit atas penutupan akses keluar-masuk Pelabuhan Cirebon selama hampir lebih dari seminggu, dan menuntut penyelesaian yang segera dari pemerintah.

Aksi penutupan akses Pelabuhan Cirebon dilakukan pengorek atau pengumpul batu bara karena PT Pelindo II Cabang Pelabuhan Cirebon memberlakukan sterilisasi sejak 3 Desember 2014 lalu dan melarang pengorek melakukan aktivitas di dalam pelabuhan.

Ketua Kadin Jabar Agung Suryamal Sutisno meminta penyelesaian yang segera dari pemerintah dalam menyikapi permasalahan ini. Menurutnya, perlu ada ada komunikasi agar masalah ini tidak berlarut-larut.

“Batu bara sangat penting bagi industri di Jabar, di antaranya untuk pembangkit listrik, ada juga yang memakai batu bara untuk steam. Jangan sampai karena hal kecil bisa berakibat fatal bagi industri secara keseluruhan,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (17/12/2014).

Dia memahami masyarakat sekitar pelabuhan membutuhkan lapangan pekerjaan. Tetapi pelarangan yang diberlakukan pihak pelabuhan terkait penertiban, lanjutnya, harus diiringi jalan keluar bagi masyarakat, sehingga tidak mengganggu kelancaran industri.

“Pelabuhan yang paling dekat dengan kawasan industri di Jabar kan Cirebon. Jika ke Tanjung Priok sudah sangat padat, sehingga sekarang pasti biaya membengkak,” sebutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pelabuhan Cirebon
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top