Bisnis.com, NANNING, CHINA - Indonesia berkomitmen untuk memperkuat kerja sama ekonomi dengan Pemerintah Provinsi Guangxi, China terutama dalam bidang perdagangan dan pariwisata.
Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisna Murti mengungkapkan kegiatan perdagangan Indo dengan Tingkok, khususnya dgn Guangxi sudah berlangsung lama salah satu melalui kegiatan pameran perdagangan terbesar China-ASEAN.
"Ada banyak produk Indonesia yang diminati pasar di China seperti furnitur, produk makanan dan minuman, aksesoris, hingga batik dan kopi," ujarnya di sela-sela kegiatan China ASEAN Expo, Rabu (17/9/2014).
Bayu menjelaskan perdagangan produk-produk Indonesia ke China diharapkan bisa meningkatkan baik melalui pameran maupun kemitraan dagang lainnya yang dibangun oleh para pengusaha dari kedua negara.
Saat ini, ungkapnya, perdagangan Indonesia terhadap China masih defisit sehingga perlu dikembangkan kerjasama ekspor oleh pengusaha Indonesia untuk menggarap pasar Tiongkok yang memiliki populasi terbesar di dunia.
"Ke depan, kerjasama sangat mungkin ditingkatkan. Indonesia dengan Tiongkok memiliki hubungan sejarah panjang dan memiliki kesamaan kepentingan ekonomi. Kami berharap pula investasi Guangxi di Indonesia bisa dikembangkan," tuturnya.
Selain bidang perdagangan, Bayu juga mendorong penguatan kerjasama di bidang pariwisata, mengingat Indonesia dengan Guangxi sama-sama memiliki banyak tempat wisata menarik yang bisa dikunjungi wisatawan.
Di sisi lain, Indonesia memiliki lokasi objek wisara menarik, bukan hanya Bali, tetapi daerah lain bisa jadi tujuan wisata bagi keluarga dan generasi muda dari Guangxi.
"Saya berharap Indonesia dengan Tiongkok dapat lebih mempromosikan potensi wisata masing-masing, agar bisa saling mengenal produk dari kedua negara lebih dekat seperti baju batik."
Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat Provinsi Guangxi Zhang Xui Long mengatakan saat ini hubungan ekonomi China-ASEAN memasuki dekade intan dan Indonesia merupakan mitra strategis bagi pemerintah Guangxi.
Menurutnya, saat ini sejumlah perusahaan dari Guangxi sudah menanamkan modal di Indonesia dan terdapat 24 perusahaan yang melakukan kontrak investasi di bidang perkebunan dan kerjasama produksi.
"Tentu perkembangan positif ini akan terus kita dorong untuk tumbuh, dan kami memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan hubungan dagang dan investasi dengan Indonesia," katanya.
Dia menambahkan, Indonesia juga merupakan negara yang masuk dalam jalur sutra maritim dari perdagangan China dengan ASEAN sehingga berbagai peluang kemitraan perlu terus digali."
CHINA-RI: Jalin Kerja Sama Perdagangan & Pariwisata
Indonesia berkomitmen untuk memperkuat kerja sama ekonomi dengan Pemerintah Provinsi Guangxi, China terutama dalam bidang perdagangan dan pariwisata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Penulis : Fajar Sidik
Editor : Martin Sihombing
Topik
Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

17 jam yang lalu
Rekor Baru Harga Emas Dibayangi Tarif Trump dari AS
Artikel Terkait
Berita Lainnya
Berita Terbaru

3 menit yang lalu
JPMorgan Wanti-Wanti Tarif Trump Bisa Bawa AS ke Jurang Resesi

17 menit yang lalu
Ekspor Industri Alat Listrik RI Tertekan Tarif Trump 32%

4 jam yang lalu
Sosok Pemilik Lulu Hypermarket yang Dikabarkan Tutup
Terpopuler
# Hot Topic
Rekomendasi Kami
Foto
