Megaproyek Air Bersih Jatiluhur: Ini 4 Perusahaan Yang Menggarap

Kepala Badan Pendukung Pengembangan (BPP) SPAM Kementerian Pekerjaan Umum Tamim M Zakaria Amin menyatakan penandatanganan kerja sama megaproyek Sistem penyediaan adir minum (SPAM) Jatiluhur senilai Rp1,6 triliun akan dilaksanakan oleh satu konsorsium.nn
Anggara Pernando | 02 September 2014 01:14 WIB
Waduk Jatiluhur - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Kepala Badan Pendukung Pengembangan (BPP) SPAM Kementerian Pekerjaan Umum Tamim M Zakaria Amin menyatakan penandatanganan kerja sama megaproyek Sistem penyediaan adir minum (SPAM) Jatiluhur senilai Rp1,6 triliun akan dilaksanakan oleh satu konsorsium.

Menurut Tamim,  perusahaan yang ada dalam konsorsium penggarap  megaproyek SPAM Jatiluhur adalah PT Wijaya Karya Tbk., Perum Jasa Tirta II, PT Pembangunan Jaya (BUMD DKI Jakarta) dan PT Tirta Gemah Ripah (BUMD Jawa Barat). BPP SPAM merupakan regulator kerjasama air minum dengan swasta.

"Konsorsium diberi waktu enam bulan untuk finansial close dan membentuk anak usaha," jelas Tamin di Jakarta, Senin (1/9/2014). Penandatanganan ini sekaligus menjadi pencanangan non fisik dimulainya megaproyek air bersih bekerjasama dengan swasta.

Skema pembiayaan untuk proyek menggunakan equitas  30% dan pinjaman perbankkan  70%. Adapun porsi saham masing-masing di anak usaha yang akan dibentuk juga diserahkan ke internal konsorsium.

Tamin juga menambahkan perusahan daerah air minum (PDAM) akan membeli air bersih dari konsorsium dengan skema business to business (B-to-B). 4.000 liter/detik akan disalurkan untuk Jakarta, sedangkan selebihnya akan disalurkan untuk Bekasi dan Karawang.

 

Tag : waduk jatiluhur
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top