Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tak Implementasikan Aturan Hunian Berimbang, Pengembang Dipidana

Kementerian Perumahan Rakyat kembali mengingatkan pengembang untuk menjalankan aturan tentang pola hunian berimbang.
Fatia Qanitat
Fatia Qanitat - Bisnis.com 30 April 2014  |  14:13 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Kementerian Perumahan Rakyat kembali mengingatkan pengembang untuk menjalankan aturan tentang pola hunian berimbang.

Kewajiban tersebut telah diatur dalam UU No.1/2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman. Para pengembang rumah mewah dituntuk menjalankan pengembangan hunian berimbang dengan pola 1:2:3, yakni pembangunan satu rumah mewah dibarengi dengan pembangunan dua rumah menengah dan tiga rumah sederhana.

"Saya mengingatkan kembali kepada pengembang, khususnya rumah mewah untuk segera menjalankan pola hunian berimbang dalam program pembangunannya. Jika tidakmenjalankan bisa terkena sanksi pidana," ujar Menteri Perumahan Rakyat Djan Farid, Rabu (30/4/2014).

Terkait dengan ketentuan tersebut, berbagai asosiasi pengembang menilai kebijakan sulit dijalankan karena tingginya harga tanah, membuat penyediaan hunian tidak bisa dilakukan dalam satu hamparan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenpera hunian berimbang
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top